Sab. Nov 17th, 2018

Baru Nikah Beberapa Hari Janda di Rimbo Ulu ini Gigit Jari, Ternyata Suaminya..

Foto: Ilustrasi/Sumber berita detik. com

Inilahjambi – Janda beranak dua berinisial S warga Rimbo Ulu Kabupaten Tebo ini harus gigit jari. Baru dua hari menikah dengan pria idamannya, Pardomuan Ritonga, suaminya itu dijemput polisi karena terlibat kasus pembunuhan di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Ceritanya Pardomuan Ritonga (35) menagih utang ke rekannya untuk modal nikah dengan S. Karena utang yang ditagih tidak dibayar, Pardomuan akhirnya membunuh Mariani, rekannya yang meminjam uang tersebut.

“Selama satu bulan pasca membunuh pelaku melarikan diri ke Jambi. Kini tersangka sudah kita amankan,” kata Kapolres Rohil, AKBP Sigit Adiwuryanto kepada wartawan, Jumat 2 November 2018.

Sigit menjelaskan, kasus pembunuhan ini terjadi pada 5 Oktober 2018 lalu. Korban Mariani yang bekerja menakik (menyadap) pohon karet bertemu dengan pelaku Pardomuan. Mereka bertemu di Simpang Jengkol Kecamatan Pujud, Rohil.

“Dalam pertemuan itu pelaku menagih utangnya kepada korban. Tetapi saat itu korban yang sebenarnya bekerja di kebun karet orang tua pelaku tidak memiliki uang,” kata Sigit.

Pelaku menagih utang karena akan segera menikahi seorang janda di Jambi.

“Awalnya pelaku kesal karena korban tak memiliki uang. Lantas pelaku memukul korban dengan kayu,” kata Sigit.

Usai memukul, mereka berdua pulang bersama. Pelaku sempat meminta maaf atas kejadian pemukulan tersebut.

“Dalam perjalanan pulang, keduanya terlibat cek cok mulut kembali. Pelaku kembali mengambil kayu memukul korban hingga tewas. Korban ditutup dengan pelepah daun sawit,” kata Sigit.

Pasca membunuh, kata Sigit, pelaku pun melarikan diri. Pihak kepolisian terus memburu pelaku. Akhirnya dua hari lalu pelaku berhasil diamankan.

Tersangka Pardomuan Ritonga ditangkap di Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Saat ditangkap, Pardomuan baru saja menikahi kekasihnya, Suhaima.

“Saat digerebek, di rumah itu ada 4 orang. Tersangka sendiri, Suhaimi dan dua orang anaknya (Suhaimi). Setelah diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Kini lagi diproses lebih lanjut,” tutup Sigit.

 

 

--------------a
Sudah dibagikan