Sab. Sep 22nd, 2018

Belum Lagi Bertugas, Kodim 0415/Batanghari Sudah Dapat Nilai 100

 Inilahjambi — Lagi-lagi Ketua Tim Penilai Lomba Binter Tingkat Kodim ke XX Tahun 2017 Kolonel Inf Sugiono beserta dua stafnya dibuat terkejut, terharu dan bangga saat berkunjung ke Makodim 0415/Batanghari di kawasan Puncak, Jelutung, Kota Jambi, Kamis 18 Mei 2017.

Betapa tidak, atraksi tradisional Reog Ponorogo serta kompangan beserta forkompinda di dua kabupaten dan satu kota, yakni Kabupaten Batanghari, Muarojambi dan Kota Jambi turut serta menyambut kedatangan tim penilai dari Mabes AD tersebut.

“Selain rasa bersyukur, bangga hati serta terhormat disambut sangat meriah, saya juga minder pejabat Jambi ada yang bergelar profesor, yakni Ketua DPRD Kabupaten Batanghari Madan,” kata Kolonel Inf Sugiono saat tatap muka dengan forkompinda Kota Jambi, Kabupaten Muarojambi, Batanghari dan masyarakat di wilayah Kodim 0415/Batanghari di Makodim.

Menurutnya, sambutan masyarakat Jambi luar biasa, apalagi saat Walikota Jambi Syarif Fasha memberikan sambutan singkatnya.

Apa yang diutarakan walikota tadi luar biasa. Artinya sistem yang dibuat Kodim 0415/Batanghari sudah terbentuk dengan baik.

Ini terlihat dari mulai hubungan baik antara Kodim dan Pemerintah Kota Jambi, dari hubungan sosial kemasyarakatan hingga politik sudah berjalan sesuai apa yang akan dinilai.

“Kodim Batanghari Jambi ini sudah luar biasa. Walikota Jambi sudah menyampaikan semua secara objektif tanpa terkecuali. Ini nilainya 100. Kalau demikian saya pulang sajalah,” ungkap Sugiono dan disambut aplaus oleh ratusan masyarakat yang hadir termasuk puluhan suku anak dalam yang turut hadir.

Sesuai dengan tugas dan fungsi kodim, urainya, secara tidak langsung kodim merupakan staf tidak langsung wali kota. “Kodim wajib membantu pemerintah daerah di wilayahnya. Jadi tidak perlu menggunakan surat lagi untuk membantu kegiatan pemerintahan. Dan apa yang dilakukan Kodim 0415/Batang saat ini sudah benar,” tegas Sugiono.

Sebelumnya, Walikota Jambi Syarif Fasha mengapresiasi kegiatan Kodim bersama Pemerintah Kota selama dipimpin Dandim Letkol Inf Denny Noviandi.

Diakui Fasha, suatu kebanggaan bisa bekerjasama dengan TNI dari kesatuan Kodim 0415/Batanghari sehingga banyak prestasi diraih bersama kodim.

Banyak keberhasilan Kota Jambi tanpa bantuan sport dari Kodim. Diantaranya, pernah menutup lokalisasi prostitusi yang sudah puluhan tahun berdiri.

Mulanya walikota sempat ragu untuk menutupnya, namun karena dirinya dan Pemkot Jambi dibekingi TNI dan Polri jadi berani menutupnya.

“Tugas utama TNI waktu itu, menarik anggota jika ada beking di lokasi itu. Dan alhamdulillah berhasil. Ada sekitar 1000 WTS termasuk muncikari sudah kita kirim ke kampung halamannya masing-masing,” ungkap Fasha.

Bayangkan, kata Dia, di lokalisasi Doli butuh butuh waktu 4 tahun untuk menutupnya. “Tidak itu saja, diwarnai dengan gesekan. Tapi di Jambi tidak.”

Tidak itu saja kerjasama Kodim dengan Pemkot Jambi. Kampung narkoba di kawasan Legok, Telanaipura juga berhasil disapu anggota dibantu personil polisi.

“Dulunya kampung narkoba tidak pernah terdengar ada kokok ayam dan azan subuh sekarang sudah terdengar,” tuturnya.

Fasha berharap, penilaian yang diperoleh merupakan hasil yang terbaik dan bisa meraih penilaian di empat besar yang akan digelar bulan Agustus mendatang.

Sementara, Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf Denny Noviandi mengaku bersyukur Kodimnya bisa mengalahkan kodim yang ada di Kodam II/Sriwijaya.

“Saya meminta anggota selalu bekerja dengan hati yang ikhlas dan selalu memberikan yang terbaik buat kodim dan masyarakat,” pungkas Denny.

(Azhari)

Payoo komen Bro...

- ----
Sudah dibagikan