Kemesraan Ahok dan Veronica….

Inilahjambi – Kehidupan pernikahan pasangan Basuki T. Purnama (Ahok) dan Veronica Tan memang jarang terdengar di telinga khalayak. Namun akhirnya kini, kehidupan rumah tangga keduanya tengah diterpa isu perceraian–kala Ahok masih berada di balik jeruji.

Pasangan Ahok – Vero selama ini jarang tampil mesra. Walau begitu, keduanya menyimpan rangkaian kisah. Beberapa kisrah memang mesra dan bisa ditangkap oleh mata publik. Berikut sejumlah momen kemesraan antara Ahok dan Veronica.

Kejutan Ahok untuk Vero

Tanggal 4 Desember menjadi hari spesial bagi Vero. Pada tanggal tersebutlah ia lahir ke dunia. Pada 2016, Ahok sempat memamerkan kemesraan mereka saat merayakan ulang tahun Vero yang ke-41. Beberapa hadiah pun disiapkan oleh Ahok untuk sang istri tercinta.

Lewat akun resmi Instagram @basukibtp, Ahok memamerkan kemesraan dengan Vero. Kala itu, Vero tampak memegang buket bunga.

Kebahagiaan terpancar dari wajah keduanya. Tidak lupa, Ahok mengucapkan selamat ulang tahun pada Veronica.

“Selamat ulang tahun untuk istri yang selalu setia mendampingi saya, Veronica,” tulis Ahok.

Di depan Ahok dan Veronica, terlihat sebuah kue ulang tahun tiga tingkat dengan tulisan Veronica di bagian bawah. Selain kue tersebut, ada dua kue ulang tahun lainnya dan nasi tumpeng yang terlihat pada foto.

Ahok Pasang Badan untuk Vero

Sebuah foto yang membuat netizen panik sempat muncul di 2015 silam. Foto yang beredar menampilkan gambar Vero dan adik Ahok Harry Basuki, sedang memimpin rapat yang dihadiri Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sarwo Handayani.

Pasalnya, adalah hal yang tak biasa saat seorang istri gubernur memimpin rapat di salah satu ruangan. Namun Ahok pun menjelaskan, rapat yang dipimpin oleh Vero dan Harry tidak membahas mengenai program kerja Pemprov DKI Jakarta, melainkan percepatan revitalisasi Kota Tua.

Yani mengatakan, Veronica terpanggil untuk melakukan pembenahan terhadap salah satu warisan sejarah tersebut. DPRD pun geram. Mereka berencana mengajukan hak angket untuk meminta keterangan dari Vero.

“Kita akan panggil istrinya Pak Gubernur, konteksnya banyak nanti, bisa dilihat nanti,” kata anggota DPRD DKI Ongen Sangaji kala itu.

Ongen tak menjelaskan untuk kepentingan apa tim Angket memanggil Veronica. Tak cuma Veronica, Ahok pun turut dijadwalkan untuk dimintai keterangan.

“Istri Ahok dipanggil Senin, kaitannya nanti teman-teman dengar sendirilah. Pokoknya adalah, Ahok Center akan dipanggil juga. Itu kan CSR dananya harus dipertanggungjawabkan, pasti diaudit,” kata Ongen.

Ahok pun marah besar. Menurutnya, seharusnya tim angket fokus melakukan penyelidikan tentang RAPBD DKI Jakarta 2015, bukan untuk menyelidiki permasalahan lain di Pemprov DKI Jakarta.

“Angket-angket apaan kalau kaya gitu. Panggil, alasan apa? Masalah apa? Angket anggaran, panggil istri saya dasarnya apa?” protes Ahok.

“Harusnya bikin panitia angket khusus memanggil istri Gubernur,” sindir Ahok yang juga marah besar saat diwawancarai sebuah stasiun televisi soal rencana pemanggilan istrinya oleh DPRD.

Mencoblos Bersama di Pilkada 2017

Masa Pilkada 2017 mungkin menjadi salah satu momen terberat bagi hubungan Ahok-Vero. Mulai dari dilaporkan polisi, didemo, hingga dicaci diterima Ahok. Meski demikian, Vero tetap setia menemani sang suami, termasuk saat pencoblosan.

Ahok, Vero dan anaknya menggunakan hak pilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) nomor 54, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu (15/2/2017).

Mengenakan kemeja bermotif kotak-kotak, Ahok bersama Vero dan putra sulungnya, Nicholas Sean, hadir sekitar pukul 09.40 WIB di TPS. Mereka datang dengan berjalan kaki dari rumahnya.

TPS nomor 54 terletak di halaman Sekretariat RW 016 sekaligus Posko Satuan Pengamanan Komplek Pantai Mutiara, atau berjarak sekitar 200 meter dari rumah Ahok.

Tiba di TPS, Ahok bersama anak dan istrinya sempat duduk sesaat sebelum masing-masing mendaftarkan ulang namanya. Kemudian, mereka bersama-sama masuk ke bilik suara setelah memegang kertas suara dan mendapatkan nomor urut. Ahok memegang nomor 141, Nicholas 142 dan Veronica 143.

Tak sampai lima menit, Ahok dan keluarganya selesai menggunakan hak pilih. Pencoblosan pun berjalan lancar dan aman. Mantan Bupati Belitung Timur itu sempat berfoto bersama dan mengacungkan jari kelingking kirinya yang sudah dicelupkan tinta–tanda sudah menggunakan hak pilih.

Awak media lantas mengabadikan momen itu. Saat foto, Ahok didampingi Nicholas dan Vero masing-masing di sebelah kanan dan kirinya.

Kebersamaan di Tahanan

Vonis hakim membawa Ahok harus mendekam di jeruji besi selama 2 tahun. Sontak hal itu membuat Vero sempat terkejut dan merasa tak percaya.

Saat Ahok pertama kali dipindahkan ke rumah tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur pada 9 Mei kemarin, Vero begitu setia menemani Ahok hingga belasan jam.

Ahok ke Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Sekitar pukul 11.45 WIB Ahok tiba di Rutan Cipinang. Kurang dari dua jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 13.20 WIB, Vero bersama anaknya Nicholas Sean dan adik iparnya Fifi Lety Indra tiba di Rutan Cipinang.

Mereka datang untuk mengunjungi Ahok. Tak satu kata pun keluar dari mulut Vero saat memasuki area rutan.

Ternyata pilihan Vero untuk tidak banyak bicara itu juga dilakukannya saat berada di dalam Rutan Cipinang. Vero pun menemani suaminya saat dipindahkan ke penjara Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Isak Vero Saat Sampaikan Pesan Ahok dari Penjara

Vero tak bisa menahan tetesan air matanya saat membacakan alasan pencabutan banding Ahok. Saat itu Vero tengah membacakan pesan Ahok dari jeruji besi.

“Kami sebagai keluarga memutuskan untuk tidak banding. Bapak meminta saya untuk membacakan surat ini kepada Anda semua,” kata Vero di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017).

Vero yang didampingi adik iparnya, Fifi Lety Indra kemudian membacakan surat tulisan tangan Ahok. Surat itu merupakan tulisan tangan Ahok yang ditulis pada Minggu (21/5) di dalam penjara Mako Brimob.

“Saya telah banyak berpikir tentang kejadian yang saya alami, saya mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara yang terus mendukung saya dengan doa. Kiriman bunga, makanan,” tutur Vero yang kemudian tak kuat menahan tangis.

Vero sempat menghentikan sejenak membacakan surat Ahok. Sambil terisak, Vero memaksakan diri untuk melanjutkan membaca surat Ahok.

“Saya tahu tidak mudah bagi saudara menerima kenyataan seperti ini apalagi saya. Tapi saya lapang dada menghadapi dan menerima semua ini. Kita untuk kebaikan kita dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Vero melanjutkan membacakan tulisan tangan Ahok.

Berikut pesan Ahok yang disampaikan Vero:

Rumah tahanan Depok
Minggu, 21 Mei 2017

Kepada para relawan pendukung Ahok yang saya cintai semua mereka yang telah menjalankan proses demokrasi di manapun berada.

Saya telah banyak berpikir tentang kejadian yang telah saya alami, saya mau berterimakasih kepada saudara-saudara yang terus mendukung saya dalam doa, kiriman bunga, makanan, kartu ucapan, surat, buku-buku, bahkan dengan berkumpul menyalakan lilin. Saya tahu tidak mudah bagi saudara menerima kenyataan seperti ini apalagi saya. Tapi saya telah belajar mengampuni, dan menerima semua ini.

Jika untuk kebaikan kita dalam berbangsa dan bernegara, alangkah ruginya warga DKI dari sisi kemacetan, dan kerugian ekonomi akibat adanya unjuk rasa yang mengganggu lalu lintas.

Tidaklah tepat saling unjuk rasa dan demo dalam proses yang saya alami saat ini. Saya khawatir banyak pihak yang akan menunggangi, jika relawan unjuk rasa apalagi benturan dengan pihak lawan yang tidak suka dengan perjuangan kita. Terimakasih telah melakukan unjuk rasa yang taat aturan dan menyalakan lilin perjuangan konstitusi ditegakkan dengan menghormati UUD 1945 dan Bhineka tunggal ika.

Mari kita tunjukkan bahwa kita percaya Tuhan tetap berdaulat, dan memegang kendali sejarah setiap bangsa. Kita tunjukan bahwa kita adalah orang yang beriman kepada Tuhan YME pasti mengasihi sesama manusia, pasti menegakan kebenaran dan keadilan sesama manusia.

Gusti ora sare, put your hope in the Lord now and always (Mazmur, 131 ayat 3).

Kalau dalam iman saya, saya katakan

“The Lord will work out his plans for my life” (Mazmur, 138 ayat 8a).

Ahok BTP

Tulis Responmu?

Komentari dong!

Dibagikan