Fri. Mar 22nd, 2019

Selingkuh, Pejabat di Tanjab Timur ini Malah Ceraikan Istri Sah dan Kawin dengan Si Pelakor

Ilustrasi

Inilahjambi – Dugaan perselingkuhan salah satu pejabat dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur  berinisial J dengan stafnya sendiri Hn,  menyeruak. Cukup banyak yang tahu, namun informasi ini disenyapkan oleh pihak-pihak terkait.

Sumber Inilahjambi yang tidak bersedia disebutkan namanya menceritakan kronologis perselingkuhan ini pekan lalu sambil melampirkan sejumlah bukti ‘affair” dua oknum tersebut.

Diceritakannya, hubungan asmara terlarang oknum kepala bidang dengan salah satu stafnya itu telah terjalin lama. Suatu hari di bulan Agustus (September?) 2018, sang Istri mendapati di dalam rumahnya ada orang yang tidak dikenal.  Terdengar suara orang sedang mandi. Padahal di rumah saat dia pergi tidak ada orang lain.

Sebelumnya sang istri berangkat ke Kota Jambi,  didorong rasa curiga, akhirnya sang istri pulang. Saat itulah dia mendapati perempuan selingkuhan itu mandi di kamar mandinya. Sementara suaminya sudah pergi kerja.

“Saat itu dia mandi  di kamar mandi saya.  Kondom berserak di dalam kamar,” kata sumber Inilahjambi, menceritakan kesaksian istri pria itu.

(Redaksi telah melakukan perbaikan pada bagian ini, karena ada ketidaksesuaian kronologis, red) 

Tidak terima dengan kenyataan tersebut, sang istri memukul perempuan itu, dan berteriak memanggil warga. Tak lama Ketua RT datang.  Suaminya dipanggil. Kasus ini kemudian dihadapkan ke kepala dinas tempat dua mahluk pelakor dan pebinor itu bekerja.

“Tapi karena banyak hal, salah satunya untuk menjaga nama baik dinas, kasus ini kemudian didiamkan saja, ” kata sumber lagi.

Meski secara kedinasan kasus ini ditutupi, namun sang suami malah menceraikan istrinya, dan rencananya kawin dengan selingkuhannya tersebut.

“Istrinya itu diceraikan. Padahal anak mereka besar-besar. Dianya malah akan menikah dengan selingkuhannya itu,” terangnya lagi.

Persoalan lain muncul untuk si istri sah tersebut, perempuan selingkuhan itu justru melapor ke polisi dengan pasal penganiayaan. Dia tidak terima karena dipukul oleh istri sah pria yang diselingkuhinya tersebut.

Hak Jawab: 

Hak Jawab atas Berita: “Selingkuh, Pejabat di Tanjab Timur ini Malah Ceraikan Istri dan Kawin dengan Pelakor”

Inilahjambi menghubungi kepala dinas tempat dua oknum itu bekerja. Dalam percakapan melalui whatsapp, kepala dinas mengakui ada kasus tersebut. Namun menurut dia itu urusan keluarga. Sehingga dinas tidak berwenang mengusutnya.

“Ohh, itu kan urusan keluarganya, ” kata kepala dinas tersebut, pekan lalu.

Inilahjambi kemudian menanyakan sanksi pemecatan bagi ASN yang berselingkuh sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 1990 tentang Perkawinan dan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sang kepala dinas meminta agar persoalan tersebut dikonfirmasi ke sekretaris dinas. Sekretaris dinas yang dihubungi Inilahjambi mengatakan akan menjelaskan persoalan tersebut. Namun dia minta waktu karena saat itu dia sedang dinas di luar kota.

Terpisah, oknum kabid yang diduga melakukan perselingkuhan itu tidak menampik atau menidakkan konfirmasi yang dilakukan oleh Inilahjambi. Dia hanya membaca pesan whatapps yang dikirim ke ponselnya, tanpa merespon sedikitpun.

Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur Roby Nahliyansah, mengatakan akan mencari tahu kebenaran informasi yang disodorkan Inilahjambi. Namun beberapa hari kemudian, Roby tidak menyatakan komentarnya untuk persoalan itu, dengan alasan belum mendapat informasi valid atas kejadian itu.

“Saya no coment, karena sampai hari ini saya belum dapat informasinya,” kata Wabup, 21 September 2018.

 

 

Sudah dibagikan