11 Pelajar di Sarolangun Terjaring Razia, Dalam Tas Mereka Simpan Senjata dan..

BERITA JAMBI TERKINI

11 Pelajar di Sarolangun Terjaring Razia, Dalam Tas Mereka Simpan Senjata dan..

Baca juga:

 

Inilah Jambi – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Sarolangun bersama aparat kepolisian Sektor Kota Sarolangun mengamankan 11 siswa.

Meraka diamankan saat sedang bermain game di sejumlah warung internet (warnet) depan GOR KONI Sarolangun, pada Rabu 17 Oktober 2018.

“KAmi menjaring 11 orang pelajar yang terbukti membolos sekolah, disaat proses jam pembelajaran di sekolah sedang berlangsung,'” kata Kasat Pol PP Sarolangun, Ridwan.

Saat ini, 11 orang pelajar langsung digelandang pihak Satpol PP ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan, pendataan, dan pembinaan serta memanggil orang tua pelajar dan pihak sekolah.

Dari pemeriksaan tas dan HP para pelajar, ditemukan senjata tajam dan di dalam HP pelajar tersebut, terdapat juga konten yang berbau video porno.

Tukang Ojek di Sarolangun Ditemukan Tewas dengan Leher Tergorok Usai Antar Penumpang

Baca juga:

Inilah Jambi Warga Sripelayang berinisial HB (48) Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, yang sempat menghilang, akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di kawasan kebun karet di Kecamatan Pelawan, pada Kamis 18 Oktober 2018. Terdapat luka gorok di leher HB.

Korban ditemukan langsung oleh pihak keluarga dan aparat kepolisian sekira pukul 10.30 WIB. Mereka bersama-sama yang melakukan pencarian di area perkebunan karet Kecamatan Pelawan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sarolangun, AKP Goerge saat dikonfirmasi melalui telepon, membenarkan telah ditemukannya mayat laki-laki, yang identitasnya berinisial HBi (48) yang beprofesi sebagaitukang ojek.

Ditambahkan Kasat Reskrim, untuk saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah sakit oleh keluarga dan pihak kepolisian, untuk dilakukan visum.

Istri korban Siti Halimah mengatakan, bahwa pada Rabu 17 Oktober 2018, suaminya diketahui mengantar penumpang ke daerah PT HTI Gunung Kembang, Sarolangun.

Tetapi dari pagi Rabu sampai siang harinya belum juga ada kabar dan nomor telepon pun juga tidak aktif, pihak keluarga menjadi cemas dan khawatir. Dan pada hari ini baru ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

“Pihak kepolisian sedang mendalami motif d dari pembunuhan ini,” pungkas AKP Goerge.

 

(Rahmat Hidayat)

 

 

(Rahmat Hidayat)

Bagikan
HOT NEWS