Api di Sumur Minyak Ilegal KM 51 Berhasil Dipadamkan Setelah 39 Hari

Api di Sumur Minyak Ilegal KM 51 Berhasil Dipadamkan Setelah 39 Hari


Inilah Jambi – Akhirnya api pada sumur minyak ilegal di KM 51 Desa Bungku Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi berhasil dipadamkan pada Selasa 26/10/2021, tepatnya pukul 08:45 WIB. Sumur minyak dikawasan itu telah terbakar selama 39 hari.

Wakil Kepala Polisi Resort (Waka Polres) Batanghari, Andi Zulkifli mengatakan, api dapat dipadamkan setelah adanya upaya yang dilakukan oleh semua pihak terkait dan Pertamina.

“Sudah hampir sepekan Pemadaman api tersebut, ini merupakan hasil dari upaya yang dilaksanakan atas kerja sama dari pihak Pertamina, PT. AAS, TNI, POLRI serta rekan-rekan yang juga ikut membantu untuk memadamkan api yang sudah menyala lebih kurang selama 39 hari,” kata Andi Zulkifli dalam konferensi pers di Mapolres Batanghari, Selasa 26 Oktober 2021.

Dikatakan Wakapolres, upaya yang digunakan untuk pemadaman api ini menggunakan waterbombing dan melokalisir minyak yang tumpah.

Baca juga:

“Yang terakhir pemadaman ini berhasil menggunakan metode yang sudah benar-benar dipersiapkan yaitu dengan penembakan waterform dan dibantu dengan upaya menyiram lubang sumur tersebut dengan cairan semen (sementing) sehingga Metode tersebut dapat memcegah minyak keluar dan api pun akhirnya padam,” lanjut Waka Polres.

Waka Polres juga menjelaskan, Pada saat pemadaman banyak sekali kendala yang dihadapi sehingga pemadaman api tersebut baru bisa dipadamkan setelah hari ke 39, hal tersebut dikarenakan lokasinya yang sangat jauh dan tidak adanya akses jalan, sehingga harus membuka jalan dengan menggunakan alat berat terlebih dahulu dan adanya cuaca yang tidak menentu beserta jauh dari permukiman warga.

“Untuk dapat melakukan pemadaman, kami harus menggunakan alat berat dulu guna membuka jalan karena tidak ada akses jalan belum lagi keadaan cuaca yang tidak menentu sehingga kebakaran hutan sanggat parah akibat dari meledaknya sumur ilegal tersebut hingga kerusakan Hutan diperkirakan mencapai kurang lebih 3 haktare,” papar Waka Polres kembali.

Untuk mencegah supaya hal serupa tidak terjadi lagi, Waka Polres Batanghari mengegaskan bahwa Polres Batanghari akan memperketat pengawasan di lokasi yang sering terjadi pengeboran minyak ilegal yang berada di Desa Bungku.

Reporter: Prisal


 

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan sumber dengan link berita terkait, bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita ini. Mari bersama menghargai karya jurnalistik.

Tinggalkan Balasan

SOROTAN
error: OPPPS, MAU NGAPAIN? Konten ini dilindungi !!