Begini Sinyal Kuat dari KPK untuk Segera Jerat Anggota DPRD Jambi Penerima Suap Zumi Zola

Gedung DPRD Provinsi Jambi

Inilahjambi – Anggota DPRD Jambi mungkin akan bernasib sama dengan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut). Puluhan anggota DPRD Sumut ditahan KPK karena menerima uang dari Gubernur Sumut saat itu Gatot Pujonugroho terkait pengesahan raperda.

Dan kasus serupa terjadi di Jambi. Gubernur Jambi Zumi Zola yang sudah ditangkap KPK diduga membagikan uang ke DPRD untuk pembahasan raperda. Nama-nama penerima juga disebutkan di dakwaan persidangan Zumi.

“Persidangan dengan terdakwa Zumi Zola telah dimulai. Dalam dakwaan telah kami tuangkan dugaan perbuatan-perbuatan baik gratifikasi ataupun pemberian suap. Memang ada dugaan juga pemberian pada sejumlah anggota DPRD Jambi,” kata Jubir KPK, Febri Diansyah, dalam keterangannya, Senin 27 Agustus 2018.

Menurut Febri, terdakwa Zumi Zola juga mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) saat proses penyidikan masih berjalan. Karena itu penting bagi Zumi Zola untuk jujur mengungkapkan siapa saja yang terlibat. Zumi sendiri diancam Pasal 12 B UU Korupsi yang ancamannya 20 tahun penjara.

“Kami ingatkan, jika ingin serius menjadi JC maka hal tersebut akan dilihat selama di persidangan ini. Misal apakah terdakwa mengakui perbuatannya, dan membuka seluas-luasnya keterlibatan pihak lain,” tutur Febri.

Bila Zumi jujur membuka siapa saja yang terlibat termasuk anggota DPRD Jambi yang menerima uang, KPK akan memberikan keringanan tuntutan hukuman.

“Jika JC dikabulkan, maka JPU akan mempertimbangkan hal tersebut sebagai alasan meringankan tuntutan nanti, dan hakim juga akan menimbang secara adil. Bahkan di LP (lembaga pemasyarakatan) bisa mendapatkan pemotongan tahanan hingga pembebasan bersyarat,” tegas Febri.

Berita terkait:

Di 25 Lokasi ini Transaksi Gratifikasi Zumi Zola Terjadi, dari Jelutung sampai Jakarta

 

 

Bagikan
HOT NEWS