Izin Penerbangan Berjadwal Aviastar Dicabut

Inilah Jambi

Inilah Jambi

Izin Penerbangan Berjadwal Aviastar Dicabut


Inilah Jambi– Insiden jatuhnya pesawat Aviastar, Jumat 2 Oktober 2015 kemarin membuat pemerintah melalui Kementerian Perhubungan mencabut izin sertifikat operator penerbangan berjadwal PT Aviastar Mandiri.

Keputusan itu diambil setelah maskapai tersebut dianggap tidak memenuhi syarat minimal kepemilikan pesawat berdasarkan Undang-Undang Penerbangan.

“Yang dicabut itu AOC Aviastar berjadwal,” kata Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan, Muzaffar Ismail, kemarin.

Untuk penerbangan berjadwal menurut Muzaffar, maskapai harus memenuhi syarat lima pesawat dimiliki dan lima pesawat dikuasai, sementara untuk tidak berjadwal harus memiliki satu dan menguasai dua pesawat.

“Saya tahu kondisinya, tapi belum bisa disampaikan,” kata Muzaffar.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan implementasi pencabutan AOC Aviastar berjadwal dilakukan, Senin 5 Oktober 2015 kemarin.

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat, Inspektur Jenderal Pudji Hartanto Iskandar, menyatakan pesawat Aviastar rute Masamba-Makassar yang hilang sudah ditemukan di kaki Gunung Latimojong, Senin sore waktu setempat.

“Pesawat itu ditemukan oleh tim Polres Luwu. Saat ditemukan, semua kru dan penumpang sudah meninggal,” kata Pudji.

(IJ-001)


Ilmuwan Turki: Ini Sains, Nabi Nuh Hubungi Anaknya Gunakan Ponsel…

Inilah Jambi – Seorang ilmuwan di Turki mengklaim bahwa Nabi Nuh menggunakan telepon seluler untuk menghubungi puteranya sebelum Bumi diselimuti oleh banjir besar, seperti yang diceritakan dalam Alquran dan Alkitab.

Klaim itu disampaikan Yavuz Ornek, dosen pada Fakultas Ilmu Kelautan Universitas Istanbul, pada 6 Januari kemarin dalam sebuah acara yang disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah Turki, TRT 1.

“Ketika itu terjadi gelombang setinggi 300 sampai 400 meter dan putera Nabi Nuh berada beberapa kilometer jauhnya. Menurut Alquran, Nabi Nuh berkomunikasi dengan puteranya. Tetapi bagaimana mereka berkomunikasi? Apakah ini mujizat? Bisa saja demikian. Tetapi kami percaya Nabi Nuh berkomunikasi dengan puteranya menggunakan ponsel,” jelas Ornek seperti dilansir media Turki, Hurriyet Daily News.

Baca juga:

Dia juga mengklaim bahwa Nabi Nuh membangun bahteranya termasyur itu menggunakan pelat-pelat baja dan perahu raksasa itu memanfaatkan nuklir sebagai bahan bakar. baca selengkapnya

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan sumber dengan link berita terkait, bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita ini. Mari bersama menghargai karya jurnalistik.
SOROTAN
error: OPPPS, MAU NGAPAIN? Konten ini dilindungi !!