Kabar Pembebasan Baasyir, Pengamat: Jokowi Berharap Pendukung Prabowo Palingkan Hati

Teks Sumber: RMOL.CO

Inilahjambi – Rencana pembebasan narapidana terorisme, Ustaz Abu Bakar Baasyir dinilai sebagai upaya Joko Widodo untuk meraih simpati dari kalangan islam menjelang pemilihan presiden.

Baca lagiJokowi Setujui Pembebasannya, Abu Bakar Baasyir Tolak Keluar Hari ini

“Langkah ini nampaknya strategi Jokowi untuk melunakkan poros konservatif yang banyak mendukung Prabowo. Dengan harapan poros konservatif pendukung Prabowo itu kemudian berbalik memilih Jokowi,” ujar pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Faisal Riza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat 18 Januari 2019.

Namun, rencana pembebasan Baasyir ini, lanjut Faisal, beresiko menjadi sorotan dan perbincangan dunia internasional karena Jokowi dianggap melunak kepada poros hardliners.

“Ini semacam kredit kerja politik Jokowi dan kaitannya dengan kalangan Islam. Akan tetapi rencana ini juga beresiko kritik terhadap Jokowi yang kini menjabat sebagai presiden karena bernegosiasi dengan terorisme,” lanjut Faisal.

Faisal mengingatkan, di era Soesilo Bambang Yudhoyono banyak tersangka teroris mendapat hukuman.

Baca lagiRachmawati: Pak Prabowo Jelas Menguasai Akar Masalah

“Membebaskan narapidana terorisme ini juga bisa ditangkap sebagai usaha  Jokowi untuk membawa publik pada pemikiran bahwa Jokowi itu humanis,” demikian Faisal.

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:[email protected]
SOROTAN