Sun. Aug 25th, 2019

Kondisi Aprileny istri Seniman Firdaus, Mulai membaik Pasca Operasi di RS Siloam Jambi

Inilahjambi, JAMBI – Kondisi Aprileny, istri Sekretaris Dewan Kesenian Jambi, Firdaus, yang mengalami tabrakan maut di Jalan Lintas Sumatera, KM 28, Dusun Talang Lindung, Kecamatan Pemenang, Bangko, pada Selasa, 29 Desember 2015, sekira pukul 19.30 WIB, sudah mulai membaik pasca operasi di Rumah Sakit Siloam, Jambi.

Leny terpaksa dibawa ke Rumah Sakit Siloam Jambi, karena pihak RSUD Bangko mengaku tidak sanggup menangani kondisi Leny yang terluka parah.

Menurut pihak keluarga, Sukmawati, Leni dioperasi bagian kaki dan tangannya. Laporan pihak kepolisian Bangko, saat kejadian menyatakan, tempurung lutut kanan Leny pecah dan tiga jari tangan kanannya patah.

Berita terkait:

“Kemarin sore kami sampai di Rumah Sakit Siloam, Jambi. Sekitar pukul 9.00 malam Leny langsung dioperasi hingga pukul 3.00 dini hari. Kondisinya kini sudah membaik, dia sadar dan kuat,” kata Sukmawati, kepada inilahjambi, 31 Desember 2015.

Dikatakan Sukmawati, proses pemindahan Leny dari RSUD Bangko ke RSUD Raden Mattaher hingga ke Rumah Sakit Siloam, berjalan agak lambat.

Awalnya, kata Sukmawati, pihak rumah sakit umum di Bangko mengaku tidak sanggup menangani kondisi Leny yang terluka cukup parah. Mereka menyarankan Leny dibawa ke rumah sakit di Jambi.

“Akhirnya kami bawa Leny ke rumah Sakit Umum Raden Mattaher. Ambulans dari Bangko berjalan beriringan, di depan jenazah Firdaus dan di belakang adalah Leny yang tetap dalam kondisi sadar,” papar Sukmawati.

Tidak lama kemudian, lanjut dia, pihak sekolah tempat Leny bekerja di Jakarta, HighScope Indonesia, menelpon, meminta agar Leny dirawat di Rumah Sakit Siloam, Jambi.

“Pihak sekolah menelpon, mereka minta Leny dibawa ke Rumah Sakit Siloam, agar dapat diberi penanganan lebih baik. Semua katanya sudah ditanggung pihak sekolah melalui asuransi,” kata dia.

Pihak Sekolah HighScope Indonesia  kepada inilahjambi mengatakan, manajemen sekolah bertanggung jawab terhadap perawatan Leny di rumah sakit.

“Kondisi ibu Aprileny saat itu kritis, dan sangat memerlukan perawatan dan tindakan intensif. Pihak Sekolah HighScope Unit Alfa Indah Jakarta (tempat dimana ibu Aprileny bertugas) meminta untuk memindahkan ibu Aprileny ke RS Siloam Jambi, guna mendapatkan perawatan dan tindakan medis lebih lanjut,” ujar Dian, perwakilan Sekolah HighScope Indonesia.

Menurut Dian, awalnya semua mereka lakukan lewat telepon. “Sebab saya tidak dapat tiket hari itu ke Jambi dari Jakarta,” kata Dian via ponsel.

Baca juga:

(Nurul Fahmy)

Sudah dibagikan