Bupati Merangin Al Haris Resmikan Lapangan Tembak Brimob di Pamenang Barat

Inilahjambi, MERANGIN – Bupati Merangin H Al Haris meresmikan Lapangan Tembak Brigadir Anumerta Marto Fernandus Hutagalung di Pamenang Barat, pada Jumat 11 Maret 2016.

Bupati yang hadir bersama unsur Forkopimda Kabupaten Merangin melakukan pemancangan tiang yang akan digunakan untuk papan nama lapangan.

Dikatakan bupati, lapangan tembak itu, sangat bermanfaat guna meningkatkan kemahiran menembak para anggota Brimob.

“Lapangan tembak ini juga tempat berlatih unsur pimpinan, bank-bank, Satpol PP, Kejari, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Ketua DPRD dan instansi lainnya agar mahir dalam menembak,” ujar Bupati.

Menariknya pada acara yang berlangsung penuh kekeluargaan itu, dilakukan lomba menembak antar Forkopimda, wartawan dan tokoh masyarakat. Tidak hanya Bupati Merangin yang ambil bagian, tapi juga Ketua DPRD Merangin H Zaidan.

Hadir dalam kegiatan itu Kapolres Merangin AKBP Munggaran, Kasat Brimob Polda JambiAKBP I Ketut Gede Wijatmika, Kepala Pengadilan Agama Bangko M Rasyid, Dr Soni utusan dari Kempo Merangin, Kasdim 0420 Sarkodan beberapa wartawan.

Meskipun tidak semua peluru yang ditembakan para peserta tepat sasaran, namun diakui para peserta, lomba menembak itu sangat berkesan. Sebagian peserta bahkan mengaku baru kali pertama memegang pistol dan menembakannya.

“Jadilah, yang penting dari beberapa peluru ada juga yang masuk dalam lingkaran sasaran tembakan. Lain kali kita ulangi latihan menembak ini, karena mamang asyik dan menyenangkan,” ucap Bupati.

Sebelumnya di halaman depan Mabrimob dilakukan upacara penutupan latihan, dalam rangka peningkatan kemampuan pelopor bagi personil Detasemen B Pelopor.

Penutupan latihan itu dilakukan Kasat Brimob Polda Jambi AKBP I Ketut Gede Wijatmika.

Dikatakan AKBP I Ketut Gede Wijatmika, akhir-akhir ini selalu muncul kegiatan-kegiatan radikal di masyarakat. Untuk menangani gerakan itu dibutuhkan ilmu-ilmu khusus, sehingga para anggota Brimob semakin mahir dan siap diterjunkan ke daerah konflik.

Di Poso, terang AKBP I Ketut Gede Wijatmika, misalnya, ada kelompok Santoso yang aksi radikalnya sangat meresahkan. Beberapa personil yang ditugaskan di Poso itu selalu berganti. Satbrimob Polda Jambi selalu siap untuk diberangkatkan.

Menariknya lagi usai upacara penutupan latihan dilakukan simulasi pemberantasan teroris yang dilanjutkan dengan atraksi beladiri dan kemampuan para personil Brimob dalam melumpuhkan lawan.

Dipenghujung acara dilakukan seni pertunjukan musik angklung dan gerak, para anggota Brimob. Sederetan lagu yang dilantukan mampu memukau ratusan tamu undangan. Bahkan bupati bersama unsur Forkopimda turun ikut bergoyang.
(Kil)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Mari bersama menghargai karya jurnalistik.
SOROTAN