Inilahjambi – Bupati Merangin Al Haris memiliki jadwal yang luwes. Jika ada waktu, pagi dinihari usai sholat Subuh, ia akan maraton berkeliling rumah dinas hingga ke Pasar Bawah Kota Bangko.

Aktivitas subuh Al Haris ini persis seperti rutinitas yang dilakukan H. Hasan Basri Agus (HBA), semasa menjabat gubernur hingga saat ini, usai sholat subuh HBA selalu meluangkan waktu untuk olahraga ringan, lari pagi.

BACA JUGA: Soal Maju Pilgub: Al Haris: Kalau Allah Mengizinkan, Semua Akan Dimudahkan…

Aktivitas pagi Al Haris tidak seperti aktivitas lainnya yang selalu didampingi ajudan dan pengawal, ia beraktivitas sendiri. Sesekali orang dekat yang melihatnya akan mengawal secara diam-diam pria yang lahir dari keluarga sederhana itu.

Penuturan seseorang yang dekat dengannya, bila ketahuan mengawal saat lari pagi tersebut, Al Haris akan menegur. Pernah satu kali ketika Bupati nyentrik itu maraton, ia mengawal dari belakang, tiba-tiba Al Haris hilang dari pandangannya.

Pelan-pelan ia mencari pakai motor hingga akhirnya ia dihentikan Al Haris.

“Siapa suruh ikut?” kata Al Haris.

“Ndak ado pak, sayo ngawal Bupati,” kata sumber. Mendengar jawaban tersebut spontan Al Haris menjawab

al haris merangin
Al Haris berbincang dengan warga. Foto: Istimewa

“Semua orang Bangko kenal sayo, sayo bupati warga, jadi tidak perlu dikawal, biar rakyat yang ngawal sayo,” tutur Al Haris, seperti yang ditirukan orang dekatnya tersebut.

Mendengar itu, si sumber tadi terpaksa mundur teratur.

Usai maraton, sosok penyuka olahraga itu akan berhenti di warung-warung sederhana secara acak. Di warung itu ia sarapan, minum, lalu bicara dan bersendagurau dengan pengunjung dan pemilik warung.

Pagi yang cerah bagi semua yang ada di warung itu. Seorang bupati, tanpa protokoler yang rumit, hadir di hadapan mereka dengan begitu santainya, penuh keakraban.

Setelah sarapan, sesekali ia menghubungi sopir atau ajudan untuk menjemput. Tapi kali lain, ia akan pulang sendiri ke rumah dinas untuk mandi dan bersiap-siap melaksanakan tugas kebupatian.

Maraton, sarapan dan menyapa rakyat secara langsung tanpa protokoler ini, bukan hanya sekali dua saja dilakukan Al Haris. Setiap ada waktu, ia selalu menyempatkan diri melakukan ini agar lebih dekat dengan rakyatnya. (*)

————–
Disarikan dari orang-orang dekat dan sumber-sumber yang sering ikut kegiatan Bupati Merangin Al Haris. Dan tulisan ini ringkasan dari studi lapangan selama setahun.