PAN Gamang Coret Abdul Fattah dari Daftar Bacaleg 2019

Inilah Jambi

Inilah Jambi

Bagikan:

PAN Gamang Coret Abdul Fattah dari Daftar Bacaleg 2019


Inilah Jambi – Partai Amanat Nasional (PAN)  gamang mencoret nama Abdul Fattah dari daftar bakal calon anggota legislatif DPRD Provinsi Jambi pada pemilihan legislatif tahun 2019 mendatang.

Padahal Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengaku telah meneken pakta integritas bersama KPU dan Bawaslu agar tak mendaftarkan caleg-caleg berlatar belakang koruptor.

“Kita sudah tanda tangan pakta integritas kita dengan Bawaslu dan KPU. Tidak menerima caleg korup. Walaupun MA begitu, kita tetap,” kata Zulkifli usai pembekalan caleg Pemilu 2019 di Hotel Paragon, Jakarta Pusat, Minggu 16 September 2018.

Kegamangan PAN terhadap bekas Bupati Batanghari Abdul Fattah dan 3 bekas bacaleg napi korupsi di daerah pemilihan lain, tampak dari pernyataan Ketua Umum Zulkifli Hasan ketika ditanya perihal 4 orang tersebut.

Zulkifli mengaku tak mengontrol langsung lolosnya 4 eks napi koruptor yang maju dari tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Sebab kata Zulkifli seleksi caleg di DPP sangat ketat, namun berbeda di tingkat DPW provinsi dan DPD kabupaten/kota.

“Memang caleg di pusat lihat DPP dong (enggak ada), kalau di satu ujung pulau kadang kita juga tidak kontrol langsung. PAN terbatas (di sana),” katanya.

Selain Abdul Fattah untuk DPRD Provinsi Jambi, terdapat Masir untuk caleg DPRD Kabupaten Belitung Timur, Afrizal untuk caleg DPRD Kabupaten Lingga, dan dan H Bahri Syamsu Arief untuk caleg DPRD Kota Cilegon.

Sebelumnya pada Selasa pekan lalu, Ketua DPW PAN Provinsi Jambi A Bakri malah mengaku belum menerima surat  resmi dari partainya terkait pakta integritas dan komitmen partai tersebut untuk “bersih bersih” dari bacaleg eks koruptor.

Diakui Bakri, pihaknya belum memproses penggantian Abdul Fattah, sehingga yang bersangkutan masih terdaftar sebagai Bacaleg Provinsi Jambi untuk pemilihan 2019 ini, meski menyandang status eks napi korupsi.

“Saya belum menerima surat resminya. Namun apapun perintahnya, baik dari partai, KPU dan Bawaslu, tentu saya akan tunduk,” kata dia melalui sambungan telepon.

Sebelumnya MA membatalkan Pasal 4 ayat (3), Pasal 7 huruf g Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD Kabupaten/Kota dan Pasal 60 huruf j Peraturan KPU Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPD terkait larangan mantan narapidana kasus korupsi, bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak.


Berita terkait:

Ini 9 Nama Bacaleg Jambi Tahun 2019 Bekas Koruptor Hasil Identifikasi Bawaslu RI

Inilah Jambi– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, mengidentifikasi 9 nama terpidana korupsi dari Jambi yang ikut sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dalam pemilihan legislatif 2019 ini.

Sembilan orang terpidana korupsi itu menempatan Jambi sebagai daerah paling banyak yang bacalegnya pernah tersangkut kasus rasuah, baik di provinsi maupun kabupaten/kota.

Berikut nama-nama bacaleg sesuai identifikasi Bawaslu RI, yang berkasnya beredar luas di kalangan wartawan di Jakarta, dan diterima inilahjambi, sejak Kamis 26 Juli 2018 baca selengkapnya 

 

(Nurul Fahmy)

Bagikan:
SOROTAN