Pegawai Dinkes Batanghari Positif Narkoba, Kadinkes: Ini Tamparan Keras untuk Kami

Foto: Kepala Dinas Kesehatan Batanghari Dr Elfi Yennie, MARS/Ade Subrata

Inilahjambi – Seorang Pegawai Negeri Sipil (ASN) di Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari berinisial YZ terindikaai positif narkoba setelah diuji urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) pada Selasa 2 Januari 2017.

Kepala Dinas Kesehatan Batanghari Dr Elfi Yennie, MARS mengaku bahwa kasus ini merupakan tamparan keras bagi jajaran kesehatan, khususnya di Batanghari.

“Ini merupakan tamparan keras bagi jajaran kesehatan, seharusnya mereka memberikan edukasi dan contoh yang baik kepada masyarakat,” kata Elfi saat dikonfirmasi melalui panggilan telepon selular pribadinya

Tak hanya itu dengan nada tegas, Elfi menyatakan pihaknya akan bekerja sama dengan BNNK Batanghari guna menindak tegas YZ

“Prinsipnya kami mengikuti prosedur asesmen dari BNN. Selanjutnya akan ditindak sesuai aturan disiplin ASN” pungkasnya.

Dalam waktu bersamaan, Dinas PUPR Batanghari juga disisir oleh BNNK Batanghari, dengan hasil test urine negatif.

Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Batanghari, Abdul Somad, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan BNNK Batanghari.

“Kita sangat mendukung terhadap pemberantasan narkoba khususnya di ASN Pemda Batanghari” ungkap Somad, Selasa.

Tak hanya mengapresiasi, Somad juga minta kepada BNNK Batanghari untuk melakukan test urine secara dadakan.

“Bagusnya dilakukan dadakan sehingga lebih efektif” katanya.

Kepala BNNK Batanghari Kompol Zuhairi, mengatakan kegiatan pemeriksaan terhadap sejumlah ASN sengaja dilakukan di awal tahun 2018.

Menurut Zuhairi, para pengguna narkoba biasanya menggunakan momen malam tahun baru untuk mengkonsumsi. Makanya, sejumlah ASN yang telah menjadi target diperiksa.

Baca juga:

Hari Pertama Kerja Tahun 2018, BNNK Batanghari Periksa Pegawai 8 Instansi Pemerintah di Muarabulian

Ada 8 instansi yang menjadi sasaran BNNK Batanghari, yakni Dinas Kesehatan, Disperindagkop, Pol PP, Sekretariat DPRD, Damkar, Dishub dan Diskominfo.

Dikatakan Zuhairi, dari sejumlah target yang mereka periksa, dua orang terindikasi menggunakan narkoba jenis amphetamine. Sementara yang lain negatif.

Bagi target yang negatif, tentu saja kami senang. Artinya sosialisasi pencehagan Penggunaan narkoba yang kami lakukan berhasil,” kata Zuhairi.

Zuhairi berharap, target-target yang selama ini mereka identifikasi sebagai pengguna ke depan tidak lagi mengkonsumsi narkoba. Sebab dengan begitu kerja BNNK dalam sosialisasi menunjukkan hasil yang positif.

 

 

(Ade Subrata – Batanghari)

Bagikan
HOT NEWS