Tue. Apr 23rd, 2019
Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) STS Jambi, menggelar unjuk rasa di depan Gedung Rektorat UIN Jambi. Foto: Uda Sal

Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) STS Jambi, menggelar unjuk rasa di depan Gedung Rektorat UIN Jambi. Foto: Uda Sal

Pegawai UIN Jambi Dilecehkan, Mahasiswa Minta Kepala Biro Keuangan Dipecat

Teks Sumber : Yusal

Inilahjambi – Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) STS Jambi, menggelar unjuk rasa di depan Gedung Rektorat UIN Jambi. Para mahasiswa menuntut agar Kepala Biro Keuangan UIN STS, Johanes Jambi dipecat. Tuntutan ini terjadi, karena diduga Kepala Biro Keuangan melakukan pelecehan seksual kepada salah satu pegawai rektorat.

Baca lagi : Gerindra: Litbang Kompas Sudah Kasih Sinyal, Jokowi Game Over

Salah satu perwakilan mahasiswa dalam unjuk rasa itu mengatakan, oknum Kepala Biro Keuangan di rektorat tersebut telah melakukan pelecehan seksual terhadap pegawai honorer akademik. Bahkan pelecehan ini bukanlah yang pertama kali, akan tetapi, sudah ke tiga kalinya.

“Kami melakukan aksi ini sebagai bentuk untuk menghargai dan melindungi hak-hak perempuan,” ujar pendemo yang tak mau disebut namanya.

Dikatakanya, padahal kasus tersebut sudah masuk dalam proses penyidikan. Bahkan pihak kampus juga telah membentuk tim. Namun, hingga kini pihak kampus belum juga ada kejelasan dengan kasus tersebut.

“Kami minta kasus ini diselesaikan hari ini juga dan kami meminta oknum tersebut, untuk di tindak tegas serra di beri sanksi seberat-beratnya, atau mundur dari jabatannya. Karena sudah melakukan tindakan amoral yang mencoreng nama baik institusi tempat kami belajar,” sebutnya.

Selain itu, para mahasiswa yang melakukan unjuk rasa tersebut juga memberi waktu dalam 3 hari kedepan kepada pihak Rektorat UIN STS Jambi, untuk menindak tegas oknum tersebut.

Terpisah, Wakil Rektor II UIN STS Jambi, Hidayat, ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya sudah melaporkan permasalahan tersebut ke Kementrian.

“Pihak rektorat sudah membentuk tim, kita sudah panggil baik bentuk lisan, tulisan dan sudah di wawancarai dan hasil tim itu sudah di laporkan ke Jakarta,” ujar Hidayat.

Ditambahkan Hidayat, terkait dengan tuntutan untuk memberhentikan Kepala Biro Keuangan tersebut, pihak UIN STS Jambi, dalam hal ini rektor tidak bisa memberikan keputusan. Karena menurut Hidayat, pengangkatan dan pemberhentian dengan jabatan Kepala Biro itu dari SK Menteri.

“Karena biro itu di SK kan oleh menteri, jadi rektor tidak bisa mengangkat dan memberhentikannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hidayat membeberkan bahwa, saat ini pihaknya hanya tinggal menunggu surat keputusan dari Kementerian. Kata dia, pihaknya sudah menyerahkan hasil investigasi yang dilakukan oleh pihaknya kepada Kementerian terkait dugaan pelecehan seksual ini.

Baca lagi Hari ini 14 Orang Lagi Diperiksa KPK di Mapolda Jambi

“Makanya hasil tim investigasi sudah di kirim ke Jakarta dan saat ini menunggu hasil dari Jakarta,” tandasnya.

Sudah dibagikan