Pemkot Jambi Butuh Rp364 Milyar Renovasi Gedung Sekolah Berbahan Kayu

Inilahjambi, KOTA JAMBI – Sebanyak 28 gedung sekolah di Kota Jambi saat ini masih terbuat dari kayu, kata Walikota Jambi Syarif Fasha, Senin 2 November 2015.

Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab tidak optimalnya dunia pendidikan di Kota Jambi, karena kondisi belajar-mengajar di kelas jadi tidak nyaman.

Menurut Fasha, setidaknya butuh dana Rp364 milyar untuk merenovasi atau membangun kembali seluruh sekolah tersebut dengan bahan yang berkualitas.

Sayangnya, ujar Fasha, Pemerintah Kota Jambi tidak mampu menyediakan anggaran sebesar itu. Karena biaya membangun satu sekolah saja sebesar Rp13 milyar, maka jka dijumlahkan semuanya akan memakan biaya Rp364 milyar.

“Pemkot tidak sanggup untuk memperbaiki 28 sekolahan tersebut menjadi gedung yang layak. Karena ada 2 faktor permasalan, yaitu masalah biaya yang cukup besar dan proses belajar-mengajar yang akan terganggu,” ujar Fasha dalam Education Expo di GOR Kotabaru, Senin.

Untuk itu, lajut dia, Pemkot telah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk rencana pemangunan ini.

Baca juga: 

“Mudah-mudahan Pemerintah Pusat mau merealisasikan ini semua,” ujar Fasha.

Dalam kesempatan itu Walikota juga mengatakan, pihaknya akan membangun gedung sekolah tahan asap di tahun 2016 nanti.

“Tahun depan kita akan membangun sekolah tahan asap di Kota Jambi. Saya telah bicarakan ini ke Presiden dan Mendikbud saat berkunjung ke Jambi. Alhamdulilah beliau menanggapinya, dan mengintruksikan ke Mendikbud. Mudah-mudahan tahun 2016, pembangunan sekolah tahan asap akan terealisasikan,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Syaiful Huda, mengakui besarnya dana membangun gedung sekolah saat ini.

Menurut dia, nilai sebesar itu (Rp13 milyar satu sekolah) sangat wajar. Karena pihaknya akan membangun sekolahan yang layak dan kokoh.

“Rp 13 milyar satu sekolah, itu wajar-wajar saja. Karena kita akan bangun sekolahan yang benar-benar kokoh dan layak untuk jadi tempat menimba ilmu,” kata Syaiful melalui percakapan telepon.

 

(Zalman Irwandi)

Bagikan
HOT NEWS