Penembak Warga SAD di MSU Diamankan Polisi, Pelaku Adalah Mantan Napi dan Mantan Kades Padang Kelapo

Inilahjambi.com, BATANGHARI– Aparat Penegak Hukum (APH) Polisi Sektor (Polsek) Maro Sebo Ulu (MSU) Polres Batang Hari, berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan penembakan Warga Suku Anak Dalam (SAD) pada Sabtu Siang, (19/11/2022).

Terduga pelaku penembakan tersebut di amankan oleh Bripka Irwan Hapis, S.H selaku PS. Kanit Reskrim Polsek MSU bersama personel Polsek lainnya di perusahaan yang beroperasi sebagai perkebunan Kelapa Sawit yakni PT. APL di Desa Padang Kelapo, Kecamatan MSU, Kabupaten Batang Hari.

“Pelaku penembakan kooperatif, dia menyerahkan diri sendiri setelah kami mencoba melakukan penyidikan di TKP. Mungkin karena sudah merasa ketakutan sendiri akhirnya menyerahkan diri dan menunggu kami di PT APL untuk menjemputnya siang kemarin (Sabtu),” kata Hapis saat dkomfirmasi melalui telephon. Minggu, (20/11/2022).

Saat awak media menanyakan kepastian jumlah pelaku penembakan warga SAD, Bripka Irwan Hapis memaparkan ada sebanyak Dua orang terduga, namun hanya baru satu orang yang menyerahkan diri.

“Yang kami kantongi nama pelaku itu ada Dua orang semuanya, namun yang baru menyerahkan diri hanya Satu yaitu berinisial (MM) dan yang satunya belum menyerahkan diri tapi sedang kami kejar dan masuk dalam Data Pencarian Orang (DTO) polsek MSU,” paparnya.

“Kalau untuk pelaku (MM) saat ini sudah di bawa dan di amankan ke Mapolres langsung,” lanjut Bripka Hapis.

Sementara itu, menurut keterangan saksi saat penembakan itu, saksi mengatakan ke awak media jika pelaku penembakan itu adalah mantan Kepala Desa (Kades) Padang kelapo sendiri.

“Pelaku itu yang melihat jelas orangnya ada kawan saya satu lagi bang, dia yang jelas melihat pelakunya, pelaku itu adalah mantan Kades Padang kelapo bang, dia terakhir menjabat tahun 2012, tapi saat ini bekerja di PT APL itu sebagai tim keamanan, dan yang satu lagi sama juga warga Padang Kelapo asli juga bekerja di PT APL,” sebut keponakan Mangku Jelita. Sabtu, (19/11/2022).

“Dia juga kemarin juga sudah pernah masuk penjara, KTP dan semuanya asli masih tercatat sebagai warga Desa Padang Kelapo,” sambungnya.

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:[email protected]
SOROTAN