Thu. Nov 21st, 2019

Asrama Haji Jambi/Foto: Metrojambi.com

Polda Jambi Tangkap Koruptor Asrama Haji

Inilahjambi — Kepolisian Daerah Jambi menetapkan 7 orang tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi pembangunan asrama haji tahun 2016 lalu.

Satu dari tujuh orang tesebut adalah mantan Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi periode 2015-2017 Taher Rahman.

Baca juga: Dua Hari “Merajuk” Langsung Jadi Wamen, Ketua Umum Projo Diejek Tak Punya Malu.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi Kombes Pol Thein Tabero, Selasa (29/10/2019) mengatakan, akibat korupsi, proyek senilai Rp51 miliar itu merugikan negara sebesar Rp11,7 miliar.

Pihak Kanwil Kemenag Provinsi Jambi disebut telah mencairkan dana proyek sebesar 92,985 persen kepada PT Guna Karya Nusantara cabang Banten.

Dalam realisasinya, perusahaan pemenang proyek pembangun asrama haji ini hanya mengerjakan 64.51 persen. Dari kasus itu ada kekurangan volume pekerjaan yang mencapai 28,475 persen.

“Terbongkarnya kasus korupsi tersebut, berdasarkan laporan dari masyarakat. Selanjutnya dari hasil pengamatan secara visual oleh penyidik terhadap pembangunan tersebut ternyata tidak selesai 100 persen,” ujarnya Thein.

Kondisi bangunannya, lanjut dia, tidak dapat digunakan oleh para jamaah haji. Bangunan luarnya saja kelihatan bagus, di dalamnya berbeda. Bahkan rencana buat lift ikut mangkrak.

Dalam melakukan penyelidikan, pihak Polda Jambi juga dibantu secara teknis tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan BPKP Jambi.

“Guna penyelidikan lebih lanjut, saat ini ketujuh tersangka dan sejumlah barang bukti langsung dilimpahkan ke JPU Kejati Jambi Selasa hari ini,” tutur Thein.

 

 

Sudah dibagikan