Ratusan Massa Petani Jambi Yang Jalan Kaki Ke Jakarta Mulai Bertumbangan

Inilahjambi, KOTA JAMBI – Ratusan petani Jambi yang berjalan kaki ke Jakarta, kemarin sore, Sabtu 19 Maret 2016, tiba di Sungai Lande, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

Menurut koordinator lapangan, Joko Supriyadi Nata, satu persatu massa petani bertumbangan jatuh sakit. Sebagian ada yang dirawat di puskesmas terdekat, namun ada juga yang tetap ikut berjalan, meski dalam kondisi sakit.

Sabtu 19 Maret 2016, kata Joko, 5 orang massa petani jatuh sakit, setelah sebelumnya sejumlah petani juga pingsan. Mereka dirawat di Puskesmas Mestong.

“Lima orang dirawat di Puskesmas, yang lain tetap jalan meski dalam kondisi sakit. Mereka tetap nekat ikut jalan bersama kami,” ujar Joko ditemui di Simpang Sungai Lande, Sabtu.

Dipaparkan Joko, bagi massa petani yang benar-benar tidak kuat lagi berjalan, maka akan dikirim pulang ke kediaman masing-masing. Namun bagi yang masih ingin lanjut ke Jakarta, maka pihaknya akan menaikkan ke mobil yang mengakut logistik.

“Obat-obatan hampir tidak ada. Peserta aksi juga sangat sulit mencari obat dan vitamin penambah stamina. Terutama bila berjalan di siang hari di bawah terik matahari membuat para petani sangat kehausan sehingga sangat banyak membutuhkan air minum,” kata Joko.

Baca :

Diterangkan dia, Sabtu malam mereka menginap di Pasar Sungai Lande, bermalam di bawah guyuran hujan di kawasan itu. Kondisi peserta jalan kaki sangat memprihatinkan dengan makan nasi dan sayur saja.

Menurut dia, massa aksi saat ini berjumlah 333 orang, dengan rincian 13 perempuan dan 4 orang anak-anak.

“Kami tidur tanpa alas. Kami tetap tabah, walau udaranya lumayan dingin. Karena setibanya di Pasar Sungai Lande diguyur hujan yg cukup deras,” lanjut Joko melalui pesan di Whats App pagi ini, Minggu 20 Maret 2016.

Dikatakan Joko, meski bertumbangan, peserta aksi jalan kaki hari ini akan ada penambahan kurang lebih sekitar 150-an orang lagi.

“Rencana Minggu, 20 Maret 2016 massa akan mulai berjalan pada pukul 07.00 wib. Dan terus semangat menuju Jakarta hingga tuntutannya dikabulkan oleh pemerintah dan demi tegaknya konstitusi pasal 33 UUD 1945 dan UUPA No 5 tahun 1960,” tulisnya.

 
(Nurul Fahmy)

HOT NEWS