Sebar Hoax Virus Corona, 22 Orang Ditangkap Polisi

hoax `1

Sebar Hoax Virus Corona, 22 Orang Ditangkap Polisi

Baca juga:

Inilah Jambi – Sebanyak 22 orang yang diduga menyebarkan informasi palsu atau hoaks mengenai virus corona atau covid-19 di seluruh Indonesia ditangkap polisi.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra, mengemukakan kasus itu tidak hanya ditangani Bareskrim Polri, tetapi juga ada di sejumlah Polda di Indonesia.

Menurutnya, beberapa Polda yang menangani perkara tersebut adalah Polda Kalimantan Timur ada dua perkara, Polda Metro Jaya (satu perkara), Polda Kalimantan Barat (empat perkara), Polda Sulawesi Selatan (tiga perkara), dan Polda Jawa Barat (tiga perkara).

Sementara itu, di Polda Sumatera Utara (satu perkara), Polda Sumatera Selatan (satu perkara), Bareskrim Polri (tiga perkara), Polda Sulawesi Tenggara (satu perkara), Polda Lampung (dua perkara), Polda Jawa Timur (satu perkara), serta Polda Jawa Tengah (satu perkara).

“Terhadap para pelaku, tidak dilakukan upaya penahanan. Kecuali yang di Kalimantan Barat ditahan karena tidak kooperatif,” tuturnya, Selasa 17 Maret 2020.

Asep mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan informasi palsu atau hoaks ihwal virus corona atau covid-19 yang bisa membuat masyatakat lainnya panik.

Menurut Asep, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri tengah melakukan patroli siber untuk menangkap para pelaku penyebaran hoaks melalui media sosial.

“Patroli masih aktif kami lakukan ya. Kami imbau masyarakat agar tidak lagi menyebarkan info hoaks soal corona virus atau covid-19,” katanya.

(*/)

Sebar Hoax Penculikan Anak di Facebook, Emak-Emak di Sabak Timur Dicokok Polisi

  • Pelaku dijerat dengan UU ITE dan Telekomunikasi No 19 Tahun 2016
  • Ancaman 6 tahun penjara

Inilah Jambi – Seorang perempuan ibu rumah tangga di Kecamatan Muarasak Timur, Kabupaten Tanjungjabung Timur ditangkap polisi setempat karena menyebarkan berita hoax tentang penculikkan anak di media sosial.

IRT berinisial YN itu diketahui menyebarkan berita hoax di akun Faceboocknya pada Rabu 7 November 2018 pukul 20.20 WIB, tentang penculikkan anak yang terjadi di Muarsabak Timur.

“Jagalah anaknya seketat-ketatnya bagi yang punya anak kecil karna tadi siang ada anak sekolah yang diculik di Muarasabak Timur,” tulis YN. Akibat postingan itu, masyarakat resah.

Menurut Kapolres Tanjungjabung Timur AKBP Agus Desri Sandi, SIK, MM dalam konferensi pers di Mapolres pada Jumat 9 November 2018, berdasarkan penyelidikan Polres Tanjungjabung Timur, informasi yang diposting YN tersebut tidak benar adanya atau joax sehingga meresahkan orang lain baca selengkapnya

 

INFORIAL