Siap Geruduk KPU, Massa Minta Sanusi Dinonaktifkan Jelang PSU

Tim Cagub Jambi Haris Sani, Ritas Mairi Yanto saat melaporkan dugaan pelanggaran Pilgub 9 Desember 2020 lalu ke Bawaslu Provinsi Jambi

Tim Cagub Jambi Haris Sani, Ritas Mairi Yanto saat melaporkan dugaan pelanggaran Pilgub 9 Desember 2020 lalu ke Bawaslu Provinsi Jambi

Siap Geruduk KPU, Massa Minta Sanusi Dinonaktifkan Jelang PSU


Inilah Jambi – Sejumlah massa dari Divisi PAM & Satgas calon Gubernur Jambi Haris Sani akan mendatangi KPU guna meminta peng-nonaktifan Komisioner Sanusi hingga Pemungutan Suara Ulang selesai 27 Mei 2021 mendatang.

Menurut Ketua Divisi PAM Ritas Mairiyanto, keberadaan Sanusi di KPU jelang PSU ini dapat memicu perbuatan seperti yang dia lakukan saat pilgub Jambi lalu.

“Agar jangan terulang lagi kejadian tersebut pada PSU tgl 27 Mei 2021 nantinya,” kata Ritas Kamis 22 April 2021.

Baca juga:

Diketahui, Komisioner KPU atas nama Sanusi diberikan Peringatan Keras oleh 5 Hakim DKPP berdasarkan putusan DKPP RI No. 43-PKE-DKPP/I/2021.

Sementara 2 hakim lainnya berpendapat lain (Dissenting Opinion) dengan usulan Pemberhentian kepada Sanusi.

Dikatakannya Ritas, berdasarkan hasil putusan didang DKPP tersebut, jelas menunjukan telah terjadi pelanggaran Kode Etik oleh Sanusi sebagai Komisioner KPU Prov Jambi.

“Untuk itu kami meminta Kepada KPU Provinsi Jambi dan KPU RI untuk menonaktifkan Sanusi selaku Komisioner KPU Prov Jambi,” tegas Ritas.

Permintaan itu akan disampaikan langsung oleh massa melalui unjuk rasa di kantor KPU Provinsi Jambi dan berdialog dengan para komisioner lainnya.

“Besok tim akan bersiap,” singkat Ritas.


Kapolda Jambi: Pelaku Politik Uang Kita Tangkap, Langsung Ekspose Media

Inilah Jambi – Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, menegaskan akan menangkap dan mengekspose pelaku politik uang dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Jambi ke media supaya jera.

“Yang melakukan politik uang, kita tidak main-main. Pelaku akan kita tangkap, dan langsung kita ekspos kepada media. Ini poto orangnya, ini buktinya,” tegas Kapolda Jambi Rachmad Wibowo kepada media dalam coffee morning, Selasa (6/4/2021).

Menurutnya, kerawanan pilkada tidak hanya pada lokasi kerusuhan atau keributan. “Intimidasi bukan hanya kepada pemilih, tapi penyelenggara pemilu, tetapi juga kepada paslon,” tuturnya baca selengkapnya 

Lihat lagi: 

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN