Sosialisasi 4 Pilar, Warga Malah Nanya Kenapa Tidak Masuk Kurikulum di Sekolah

Inilahjambi, JAMBI – Kembali melakukan sosialisasi pemahaman 4 pilar kebangsaan, Anggota MPR/DPD RI Hj.Daryati Uteng SE,MM kini menyasar ke Kecamatan Jelutung Kota Jambi, Jumat 8 Desember 2017.

Namun kali ini diwarnai banjir pertanyaan dari peserta, adapun beberapa pertanyaan yang muncul seperti hilangnya pedoman penghayatan pengamalan pancasila (P4) hingga kenapa pemahaman 4 pilar tidak dimasukkan kedalam kurikulum siswa di sekolah.

Menjawab semua itu, Daryati Uteng mengutarakan hilangnya program P4 awalnya didasari dari lahirnya era Reformasi yang berimbas kepada dicabutnya ketetapan No.II/MPR/1978 yang berisi mencabut pedoman penghayatan dan pengamalan Pancasila karena dianggap telah dilaksanakan, sehingga saat ini MPR RI terus melakukan sosialisasi pemahaman 4 pilar agar masyarakat Indonesia tidak lupa akan karakteristik prinsip berbangsanya.

Sedangkan untuk masuk kedalam kurikulum belajar siswa, menurut Daryati hal itu merupakan masukan yang baik dan akan segera dikoordinasikan dengan Kementrian terkait.

“Memang setelah orde baru selesai, masa reformasi P4 hilang sehingga dengan itu kami dirasa perlu untuk mensosialisasikan pemahaman 4 pilar ini, karena itulah yang menjadi dasar dan tongka negara kita seperti Pancasila,UUD 1945,NKRI dan Bhineka Tungkal Ika” Tuturnya.

Sementara itu Camat Jelutung Rike Varadiyen SE mengungkapkan rasa senangnya akan adanya sosialisasi 4 pilar Kebangsaan yang dilakukan Daryati Uteng di wilayahnya, menurut Rike hal ini dapat membantu pemerintah kecamatan yang ia pimpin secara tidak langsung memberikan pemahaman bernegara yang baik kepada masyarakat.

“Sosialisasi ini diharapkan berdampak positif bagi warga kecamatan Jelutung, mereka dapat tahu dan mengerti bahwa dalam kehidupan berbangsa Indonesia mempunyai 4 pilar yang harus dipahami” Ujarnya.

 

 

 

(Reynol)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:[email protected]
SOROTAN