Tegal Lockdown, Perbatasan Kota Dipagar dengan MBC Beton

Tegal Lockdown Pagar Beton

Tegal Lockdown Pagar Beton

 

Tegal Lockdown, Perbatasan Kota Dipagar dengan MBC Beton

Baca juga:

Inilah Jambi – Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memutuskan untuk mengunci wilayahnya alias lockdown mulai 30 Maret sampai 31 Juli 2020 mendatang.

Kebijakan ini disampaikan saat melakukan jumpa pers di Pendapa Balai Kota Tegal, terkait pasien positif covid-19 di Tegal, Rabu 25 Maret 2020.

Menurut Dedi, seluruh perbatasan akan ditutup, tidak lagi menggunakan water barrier tetapi MBC beton untuk memagar pintu-pintu masuk. Pihaknya hanya membuka jalur provinsi dan nasional.

“Itu beratnya MBC beton kurang lebih dua ton, jadi warga tidak akan menggeser,” paparnya dalam jumpa pers.

Dedy mengaku sangat dilema dengan kebijakan yang kini diambilnya untuk mengarantina di wilayah pemerintahannya.

“Ini adalah pilihan yang pahit dan saya juga dilema. Jika disuruh memilih, lebih baik saya dibenci, daripada maut menjemput mereka,” kata dia.

Dia mengaku sangat prihatin dengan adanya warga Tegal yang dinyatakan terjangkit virus corona. Kini warga tersebut sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Kardinah Tegal.

“Ini berita yang sangat memprihatinkan, bahwa pasien laki-laki berusia 34 tahun pada hari ini dinyatakan positif covid-19,” ucapnya.

Setelah memiliki pasien positif corona, Dedy menyatakan Kota Tegal menjadi kota darurat. Pemkot Tegal akan melakukan fully local lockdown untuk mengurangi penyebaran covid-19.

(*/)

INFORIAL