Thu. Nov 21st, 2019

Peringkat Tak Jelas, Sebenarnya Universitas Jambi Nomor Berapa di Indonesia?

Inilahjambi, JAMBI – Januari 2016 ini banyak lembaga pemeringkat merilis hasil survey mereka, termasuk survey perguruan tinggi di Indonesia.

Banyak cara lembaga ini melakukan riset untuk survey. Ada yang dilakukan secara manual ada juga yang dilakukan melalui polling dan acak secara eletronik dan online.

Kementerian Riset dan Teknologi misalnya, mengklasifikasi peringkat Perguruan Tinggi Negeri berdasarkan data laporan perguruan tinggi Indonesia di Pangkalan Data Perguruan Tinggi dan data eksternal Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Sementara sejumlah lembaga lain baik yang profit dan nirlaba juga merilis hasil termasuk cara mereka melakukan riset. Hasilnya ajaib, peringkat perguruan tinggi berbeda antara satu dengan lainnya, khususnya bagi perguruan tinggi yang tidak termasuk dalam kluster 1 atau di bawah sepuluh besar.

Universitas Jambi (Unja) salah satu contohnya. Di situs 4icu.org, sebuah situs yang meranking lebih dari 11,606 universitas di 200 negara, Unja ditempatkan di rangking 47 dari 401 universitas yang ada di Indonesia.

Diatas Unja terdapat Universitas Negeri Medan (45) dan Universitas Andalas (43), Padang.

Di bawahnya terdapat Universitas Sanata Dharma (48) dan Universitas Pelita Harapan (49) dan Universitas Negeri Padang (53). Sedangkan Universitas Batanghari (Unbari) berada di rangking 294.

Sementara itu di situs Webometric, suatu sistem yang memberikan penilaian ke lebih dari 22 ribu Perguruan Tinggi di seluruh dunia, menempatkan Universitas Jambi diurutan ke 95 dari seluruh perguruan tinggi Indonesia.

Diatasnya justru terdapat Universitas Pelita Harapan di angka (92), Sanata Dharma (79) dan Universitas Negeri Padang (77). Tiga kampus ini di situs 4icu.org ditempatkan di bawah Unja.

Uniknya masing-masing lembaga mengklaim diri sebagai situs pemeringkat perguruan tinggi terbaik, dengan lebih dari puluhan ribu klien perguruan tinggi dari seluruh dunia.

Baca juga:

Tidak jelas benar metode yang digunakan oleh lembaga-lembaga ini. Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi menyatakan, mereka melakukan perangkingan kampus-kampus ini dengan empat klasifikasi, yakni (1) kualitas dosen atau sumber daya manusia, (2) kualitas manajemen dan organisasi, (3) kualitas kegiatan kemahasiswaan, dan (4) kualitas penelitian dan publikasi ilmiah.

Menurut Direktur Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemenristek Dikti, Patdono Suwignjo, pihaknya telah menetapkan 11 perguruan tinggi terbaik di Indonesia, yakni:

1. Institut Teknologi Bandung
2. Universitas Gajah Mada
3. Institut Pertanian Bogor
4. Universitas Indonesia
5. Institut Teknologi Sepuluh November
6. Universitas Brawijaya
7. Universitas Padjajaran
8. Universitas Airlangga
9. Universitas Sebelas Maret
10. Universitas Diponegoro
11. Universitas Hasanuddin

 

Baca berikutnya posisi Unja secara nasioanal dalam riset Kemenristek Dikti…

[nextpage title=”1″]

Dimana posisi Universitas Jambi berdasarkan riset Kemenristek Dikti yang baru pertama kali dilakukan oleh kementerian ini? belum ada. Lembaga tinggi ini baru meriset 11 perguruan tinggi.

Sebelumnya Tempo Grup yang juga membawahi lembaga penelitian dan pengembangan termasuk penerbitan media massa juga melakukan survey. Mereka menemukan lima perguruan tinggi swasta (PTS) paling populer alias favorit di sejumlah kota besar.

Lima PTS popular di enam wilayah, yakni Jabodetabek, Bandung, DI Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar ini dikemas dalam buku berjudul Panduan Memilih Perguruan Tinggi 2016, Hasil Survei Edisi ke-21: 10 Kampus Dengan Program Studi Favorit.

Lima PTS itu yakni Universitas Trisakti terfavorit di wilayah Jabodetabek dan Medan; Universitas Katolik Parahyangan terfavorit di wilayah Bandung, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta terfavorit di Yogyakarta, Universitas Surabaya terfavorit di Surabaya, dan Universitas Muslim Indonesia Makassar menjadi terfavorit di Makassar.

Dimana posisi Universitas Batanghari? Jangan ditanya, karena Tempo sepertinya tidak meriset dan mensurvey Unbari. Atau Anda berniat melakukan riset dan survey Perguruan Tinggi yang populer di Jambi? Silahkan…:)

Lihat lagi:

 

 
(Nurul Fahmy)

Sudah dibagikan