Parah, Kemarin Dielu-Elukan, Ternyata Cuma Segini Penghargaannya, “Gimana Ni Bu Sherrin…”.
Inilahjambi, KOTA JAMBI – Miris sekali perlakuan yang diterima Sultan Fadli Chaniago, pengerajin Mutu Manikam dari Sarolangun, Jambi ini. Meski dapat juara satu dalam pameran Mutu Manikam Nusantara di Jakarta, namun pemerintah setempat abai pada penghargaan. Apresiasi yang diberikan hanya seremonial saja. Awalnya dielu-elukan, kemudian dilupakan.
Fadli, pengerajin perhiasan seni budaya batu akik Lalang Kuning Muttumanikum ini ternyata pemilik Surat Keterangan Tidak Mampu.
Mirisnya. meski juara, Bupati Sarolangun juga tidak tahu dengan warganya yang jadi pengerajin berbakat dan berprestasi itu.
“Selama ini katanya tak ada anggaran, apa itu, bantuan dari Pemerintah, baik itu alat atau uang itu tak ada. Bupatinya saja tak tahu dengan pengerajinnya,” kata Fadli, Rabu 7 September 2016 usai bertemu Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Sherrin Tharia di Rumah Dinas Gubernur Jambi.
Ditambahkannya, dirinya melakoni sebagai pengerajin dari tahun 2007 lalu dan pada tahun 2008 dirinya mulai merambah juara ke tingkat Nasional hingga sekarang.
” Sudah tiga kali menang di tingkat nasional atas nama Provinsi Jambi, pernah dulu ditawarin untuk jadi pengrajin Malaysia, tapi saya tak mau. Saya orang Jambi,”ungkap Fadli.
Dilanjutkannya , dirinya berkreasi di bidang kesenian memang dari dulunya dimulai dari ayahandanya.
“Untuk kontes dan jualan kecil-kecilan adalah di rumah. Kami cuma dibantu sama adik kami. Alat cuma dengan alat biasa secara tradisional, bahkan alat untuk mendesain juga tak punya, mudah-mudahan ya kalau dengan Pak Gubernur dan Bu Gubernur ini ada sedikit perhatian atau bagaimana,” ujar Fadli.
Dijelaskannya, Disperindag Provinsi Jambi hanya memberi bantuan uang sebesar Rp.400.000 untuk dirinya.
“Saya hanya diberi Rp.400.000 oleh Pak Kadis Disperindag Provinsi Jambi. Dari dulu tidak pernah sama sekali dapat bantuan khusus dari Dekranasda Jambi ataupun Pemkab Sarolangun ” tegas Fadli.
(Zalman Irwandi)
