Seru, PSK Kejar-Kejaran Dengan Polair Pakai Spedboad

Inilahjambi – Seorang wanita yang diduga sebagai Pekerja Sek Komersial (PSK) perairan yang sering beroperasi di kapal-kapal sedang berlabuh jangkar ditangkap Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polresta Banjarmasin.

“Wanita itu kami tangkap saat dia melintas di depan markas Polair menumpang speedboat dengan kecepatan tinggi,” kata Kasat Polair Polresta Banjarmasin, AKP Untung Widodo Sst melalui Kasubnit Tindak Unit Gakkum, Bripka Purwanto SH di Banjarmasin, Rabu 24 Februari 2016, dilansir rimanews.

Ia mengatakan, penangkapan dilakukan pada Selasa (23/2) sore, sekitar pukul 15.10 Wita, di Perairan Sungai Martapura, Kota Banjarmasin.

Dalam penangkapan itu sempat terjadi kejar-kejaran sepanjang satu kilometer di perairan Martapura antara speedboat yang ditumpangi wanita tersebut dengan speedboat milik Satpolair.

Namun, dengan kecepatan maksimal dan suara peringatan akhir, speedboat yang dikejar itu berhasil dihentikan di wilayah Pelabuhan Basirih Banjarmasin Utara.

“Wanita itu kami amankan dan dibawa ke Markas Polair guna dilakukan pemeriksaan dan pendataan,” ujarnya kepada wartawan..

Dikatakannya, usai diperiksa, wanita tersebut diketahui berinisial AS (23) warga Jalan Veteran, Banjarmasin Timur. Ia mengaku baru pulang usai melayani awak kapal batubara yang sedang berlabuh di perairan Tabonio.

Bukan itu saja, dalam pemeriksaan tersebut polisi juga menemukan barang bukti di antaranya 26 lembar kondom merk Sutra, tujuh butir obat Ampicilin dan satu botol gel merk Vigel (pelumas alat kelamin).

“Karena wanita tersebut diduga PSK maka kami lakukan pendataan dan pembinaan oleh pihak Unit Pembinaan Masyarakat agar tidak mengulangi perbuatan itu lagi,” ujarnya saat di ruang penyidikan.

Purwanto juga mengatakan, usai dilakukan pembinaan, pada Selasa (23/2) malam, sekitar pukul 20.15 wita, AS diserahkan ke Panti Sosial milik Dinas Sosial Kota Banjarmasin, guna pembinaan lebih lanjut.

“Dari pengakuan AS, dirinya dalam melayani awak kapal batu bara itu dibayar pakai mata uang Dollar dan ia tidak menampik kalau barang bukti tersebut miliknya,” tutur Kasubnit Tindak Unit Gakkum Satpolair Banjarmasin.

 
(Muhammad Ikhlas)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com
SOROTAN