Banyak Oknum Kades di Bumi Serentak Bak Regam Melawan Bupati

Sumber gambar Bonesatu

Inilahjambi.com, BATANGHARI– Pasca dilantiknya puluhan Kepala Desa (Kades) dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi yang dilaksanakan pada Tahun 2021 lalu,dikabarkan begitu banyak dugaan kejanggalan-kejanggalan yang terjadi yang dilakukan oleh oknum Kades kepada Perangkat Desa.

Kejanggalan tersebut diantaranya terkait keefektipan sebagai seorang Kades kepada Perangkat Desa terhadap ketentuan atau aturan-aturan yang sudah ditetapkan dalam suatu Peraturan Menteri Desa (Permendes), Peraturan Daerah (Perda) dan wabil Khususnya Peraturan Bupati (Perbup) Batang Hari.

Menurut info yang dirangkumkan oleh media ini, kejanggalan yang banyak terjadi yang dilakukan oleh oknum Kades yaitu, terkait perbuataan perlakuan secara sepihak oknum Kades di beberapa Desa dalam melakukan pemecatan Perangkat Desa dengan tanpa mengikuti ketentuan pasal-pasal pada Perbup.

Terkait hal itu, Abdurahman Sayuti S.H., C.L.A selaku Kuasa Hukum Persatuan Perangkat Desa Seluruh Indonesia (PPDI) Kabupaten Batang Hari sangat menyangkan tindakan yang dibuat oleh beberapa oknum Kades tersebut.

“Setiap permesalahan yang di hadapi oleh Perangkat Desa sepanjang laporan bermitra dengan LBH AKB, permesalahannya yang kami terima selalu saja membahas interpensi atau Kriminalisasi oknum Kades kepada bawahannya yang diduga memecat atau memberhentikan bawahannya sebagai Perangkat Desa secara sepihak tanpa ikuti aturan yang ditetapkan Bupati,” kata Abdurahman Sayuti (16/9/2022).

“Semestinya yang di lakukan oleh seorang Kades itu sebelum mengambil kebijakan dalam melakukan keputusan terhadap Perangkat Desa, mereka harusnya pahami dulu aturan-aturan yang sudah tertulis pada pasal perpasal yang tertuang dalam Perbup dan aturan lainnya,” lanjutnya.

Dikatakan Abdurahman, sebagai seorang Pemimpin, semestinya Kades tidak melakukan kebijakan yang melanggar aturan yang sudah dibuat oleh Bupati melalui Dinas PMD.

“Kades yang melakukan pemberhentian atau pemecatan secara sepihak itu berarti sama saja dengan Kades yang melawan Bupati. Kenapa,? Ya karena sebagai Kades semestinya mereka paham kalau Bupati sudah membuatkan suatu kebijakan atau aturan yang jelas melalui pihak Dinas PMD tentang kinerja atau prihal aturan lainnya, namun si oknum Kades masih saja merasa hebat dengan melawan arus melakukan pemberhentian yang tidak sesuaipada Perbub yang disahkan Bupati” tegas Abdurahman.

“Apa lagi saat ini, sudah semestinya sebagai kades mereka juga harus paham jika Bupati sudah membuatkan Perbup terbaru yakni Perbub Nomor 8 tahun 2022 yaitu pasal 14 terkait Permesalahan Kinerja, maka dari Perbup 8 itu jelas tidak ada lagi yang boleh melakukan pemecatan tanpa penilai dari tim Penilai Kinerja (PK) setiap Desa,” sambungnya.

Adapun bunyi dari Pasal 14 Perbup Nomor 8 Tahun 2022 tentang aturan penilaian Perangkat Desa yaitu:

1. Perangkat Desa yang dikenakan sanksi sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 13, yaitu perangkat Desa yang tidak memenuhi target kinerja
yang diperjanjikan selama 1 (satu) triwulan.
2. Perangkat Desa yang tidak memenuhi target kinerja sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) adalah perangkat Desa yang diberikan
penilaian kinerja Cukup, Kurang, atau Sangat Kurang sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1).
3. Perangkat Desa yang tidak memenuhi target kinerja sebagaimana
dimaksud pada ayat (2), diberikan kesempatan selama 3 (tiga) bulan
untuk memperbaiki kinerjanya.
4. Pemberian kesempatan sebagaimana yang dimaksud pada ayat (3)
dilakukan dengan cara memberikan teguran secara tertulis.
5. Dalam hal perangkat Desa sebagaimana yang dimaksud pada ayat (3)
tidak menunjukkan perbaikan kinerjanya, maka perangkat Desa yang
bersangkutan dapat diberhentikan dengan hormat.
6. Mekanisme pemberhentian perangkat Desa sebagaimana dimaksud
pada ayat (5) berpedoman pada peraturan perundang-undangan.

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:[email protected]
SOROTAN