Beeeuh…Ada Demo Kemarin, Kepala PN Jambi Kena Lempar Kursi….

Inilahjambi – Keributan massa dalam sidang tipikor di Pengadilan Negeri (PN) Jambi terjadi pada Senin sore 16 Oktober 2017. Ketua PN Jambi sempat dilempar kursi oleh massa saat mencoba menemui massa.

Massa yang datang ke PN Tipikor Jambi mempertanyakan kenapa hanya Sekretaris Dewan dan Bendahara DPRD Jambi yang dijadikan terdakwa dalam kasus korupsi Bimtek. Massa menuntut anggota DPRD Jambi juga dijadikan terdakwa.

Massa kemudian membuat keributan di depan meja Pelayanan Informasi/lobi PN. Karena mengganggu jalannya persidangan, pihak PN Jambi menemui massa untuk memberi penjelasan. Namun penjelasan yang diberikan ditolak oleh massa.

Penjelasan itu tidak diterima oleh para pendemo. Dilaporkan tidak ada kerusakan apa pun meski terjadi keributan. Namun massa sempat melempar kursi yang bahkan diarahkan ke Ketua PN Jambi.

Kerusuhan ini sempat luput dari pantauan media lokal, namun laporan terkait kerusahan itu telah sampai ke Mahkamah Agung di Jakarta.

Baca juga :

Sebab Rusuh di PN Jambi, Massa Minta Anggota DPRD Jadi Tersangka Korupsi Bimtek

 

MA mengaku memaklumi peristiwa keributan massa di PN Tipikor Jambi. Tapi MA menjelaskan jika PN Tipikor Jambi sebenarnya hanya menerima berkas perkara dan menyidangkan. Penentuan terdakwa adalah tugas kejaksaan.

“Jadi, mestinya yang menentukan terdakwa atau tersangka itu kan kejaksaan. Karena itu tipikor, bukan pengadilan. Pengadilan itu hanya menerima pelimpahan berkas perkara dan menyidangkan. Sedangkan yang memproses dan menyidik dari awal itu adalah kejaksaan karena ini perkara korupsi,” Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Abdullah, dilansir Detik.com, Selasa 17 Oktober 2017.

Apa motif demo tersebut? MA menganggap ada gesekan politik dibalik keributan ini.

“Ini kan masalah politik ya. Ini sudah mulai memanas menjelang pendaftaran parpol. Jadi sebetulnya ini juga kita memaklumi ini sebagai letupan sebagai bagian dari gesekan-gesekan politik yang disampaikan ke pengadilan,” pungkas Abdullah.

 

 

(Olivia Admira)

Bagikan
HOT NEWS