BI: 57 Persen Lebih Ekonomi Jambi Masih Bergantung pada SDA

Foto: Petani memanen kentang granola di lahan pertanian Gununglabu, Kayuaro Barat, Kerinci, Jambi, Selasa (25/7). Harga jual kentang yang dipasarkan ke sejumlah daerah di Jambi dan Bengkulu tersebut turun di tingkat petani setempat dari Rp13.500 per kilogram pada bulan lalu menjadi Rp9.000 per kilogram dalam seminggu terakhir. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan.

Inilahjambi – Provinsi Jambi masih mengandalkan sumber ekonominya dari alam berupa komoditas pertanian, perkebunan dan pertambangan. Bank Indonesia mencatat ketergantungan ekonomi Jambi mencapai 57 persen, sama dengan Provinsi Riau.

Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, seharusnya daerah jangan hanya memanfaatkan bagusnya harga komoditas global. Seperti yang terjadi beberapa tahun lalu, ketika harga batu bara dan kelapa sawit melambung.

“Kalau harga komoditas globalnya turun, maka kita akan ikut jelek. Karena itu kita harus diversifikasi,” kata Agus dalam acara Sarasehan di Gedung BI, Jakarta, Rabu 26 Juli 2017.

Indonesia, ujar Agus, harus memiliki sumber ekonomi yang beragam. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan ekonomi daerah bisa berkesinambungan.

Dia mengatakan saat ini ada Provinsi di Indonesia khususnya di luar pulau Jawa yang ekonominya masih tergantung ekspor sumber daya alam. Seperti hasil perkebunan, pertambangan dan penggalian.

“Jadi masih tergantung SDA jika harga bagus maka jadi baik, dan sekarang ini sudah 5 tahun turun dan memburuk,” ujarnya.

Selain Riau dan Jambi yang mencapai ketergantungan sebesar 57 persen, masih ada Provinsi Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur yang tingkat ketergantunganya pada sumber daya alam mencapai 72 persen.

Dia menjelaskan, baiknya ekonomi daerah bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Agus mengatakan, ekonomi nasional saat ini sudah membaik dibandingkan pada 2015 yang tumbuh 4,8 persen, pada 2016 5 persen.

Saat ini pertumbuhan ekonomi 5-5,4 persen. Agus mengatakan, pulau Jawa mencatatkan pertumbuhan ekonomi 5,6 persen dan Sumatera 4,05 persen.

 

 

 

(Olivia Admira)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

SOROTAN