Sun. Aug 25th, 2019

Buru Penyewa Vanessa Angel, Pengacara Bikin Sayembara Berhadiah Umrah

Teks Sumber : Suara.com

Inilahjambi – Rian Subroto, lelaki hidung belang yang menyewa jasa esek-esek artis Vanessa Angel mendadak menghilang. Bahkan, keberadaan Rian kini sedang diburu aparat kepolisan dan kejaksaan karena urung menghadiri persidangan sebagai saksi atas terdakwa Vanessa.

Baca lagiJokowi Kalah di Komplek Paspampres, PKPI: TNI Polri Biasa Pilih Prabowo

Terkait hal itu, tim pengacara Vanessa Angel ikut mencari-cari keberadaan Rian. Untuk bisa menghadirkan Rian di meja hijau, pengacara Vanessa bahkan membuat sayembara dengan imbalan hadiah kepada orang yang bisa memberitahukan keberadaan pemesan jasa prostitusi Vanessa tersebut.

“Kita membuat sayembara, bagi siapa saja yang dapat memberitahukan keberadaan Rian secara pasti, maka akan kita berikan hadiah umrah,” kata Ketua Tim Kuasa Hukum Vanessa Angel, Abdul Malik, Jumat 26 April 2019.

Malik menambahkan, sayembara ini memang dibuat karena menyangkut nasib lima orang yang sudah menjadi terdakwa. Jika Rian tidak juga ditemukan, maka proses hukum pidana lima orang terdakwa ini harusnya tidak dapat diteruskan. Sebab, unsur pidana dalam kasus ini dianggap tidak sempurna.

”Kalau tidak juga ketemu, maka pasti ada permainan. Makanya kita buat sayembara ini,” tambahnya.

Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) ini menambahkan, informasi yang didapatnya, sosok Rian ini tidak pernah ada di Lumajang. Ia tidak dikenal dikalangan pengusaha tambang pasir di Lumajang.

“Dia (Rian) kan katanya pengusaha tambang pasir di Lumajang. Nah pernah suatu waktu, Bupati Lumajang mengumpulkan para pengusaha tambang pasir, dan menanyakan soal Rian ini. Katanya, tidak ada nama Rian di Lumajang itu,” katanya.

Baca lagiLima Rumah di Lambur Luar Terbakar, Bocah 5 Tahun Tewas Terpanggang

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Novan Arianto, membenarkan terkait dengan status Rian yang sudah masuk dalam daftar DPO. “Iya, Rian kalau dalam berkasnya Vanessa itu sudah masuk dalam DPO. Yang menerbitkan Polda (Jatim) sejak 15 Maret 2019 lalu,” ujarnya.

Sudah dibagikan