Daryati : Empat Pilar Dapat Atasi Pergeseran Nilai Adat dan Budaya di Masyarakat
Inilahjambi – Gune menekan adanya pergeseran nilai adat dan budaya ditengah masyarakat, Anggota MPR/DPD RI Hj.Daryati Uteng, SE.MM melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan ditengah warga pesantren Birrul Walidin, Desa Pulau Baru, Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin, Selasa 17 Juli 2018.
Pada kesempatan itu, Daryati mengingatkan bahwa dengan menerapkan nilai-nilai yang ada di empat pilar kebangsaan masyarakat dapat memelihara dan memperkuat pemahaman tentang persatuan bangsa Indonesia, menurutnya saat ini pergeseran nilai adat dan budaya sangat berbahaya dan berdampak luas bagi pola pikir masyarakat.
“Sudah mulai tampak sekarang adanya pergeseran nilai adat dan budaya, jadi perlu pemahaman empat pilar mereka” Ujarnya.

Sementara itu, dalam sosialisasi tersebut Ketua Koperasi Petani Arman malah menyampaikan keluhan bahwa terdapat monopoli dagang tertutup didaerah itu, akibatnya masyarakat yang didominasi para petani karet merugi karena harga karet yang turun hingga 3 kali dalam tahun ini.
” Ada jeruk makan jeruk dalam pembelian disini bu, Monopoli tertutup dari pabrik. Gimana memutuskan mata rantai yang membuat kami jadi korban, Padahal sudah ada kerja sama dengan Brigestone Medan, yang kami tahu tertutupnya tes lab pabrik lokal yg ada di Jambi dibawah 65, sedangkan tes lab di medan di atas 65″ Katanya.

Sedangkan Roni Penyuluh lapangan menyampaikan hal senada masalah kelompok tani, wanita tani, asosiasi tani, kejadian di lapangan adalah masalah harga karet dan sawit, makanan pangan holtikultura, masalah harga hasil kebun yang sangat rendah di Merangin.
” tolong bantuannya Bu, padahal untuk mutu hasil perkebunan kami tidak kalah dengan yang import” Tambanya.
(Reynol)
