Direktur RSUD Raden Mattaher Keluhkan Pasien Limpahan dari RS Swasta
Inilahjambi, JAMBI – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi, Andi Pada, mengeluhkan banyaknya pasien BPJS Kesehatan yang dilimpahkan rumah sakit swasta ke RS tersebut.
Menurut dia, pasien tersebut seharusnya dari pertama langsung berobat ke RS Raden Mattaher, bukan ke rumah sakit swasta dulu.
“RSUD Raden Mattaher merasa mendapatkan pasien sisa saja, karena hanya melakukan rawat inap bukan pengobatan dasar,” ujar Andi Pada, Jum’at 29 April 2016, usai pertemuan dengan BPJS Kesehatan di kantor Gubernur Jambi.
RSUD Raden Mattaher, lanjut Andi, selama ini mengalami kerugian karena pihak rs swasta telah melakukan pengobatan yang memakan biaya besar seperti operasi. Setelah operasi pasien dirujuk ke RSUD Raden Mattaher untuk menjalani perawatan penyembuhan.
“RSUD Raden Mattaher mengalami kerugian karena ini semua. Raden Mattaher hanya mendapatkan jasa perawatan biasa, sedangkan perawatan seperti operasi dilakukan oleh RS swasta,” terang Andi.
Ditambahkannya, RSUD Raden Mattaher juga sekarang mengalami penurunan pasien secara drastis dikarenakan banyaknya RS swasta tipe C yang juga bisa menerima pengobatan pasien BPJS.
“Raden Mattaher juga mengalami penurunan pasien yang signifikan. Semua ini gara-gara banyaknya RS swasta tipe C yang menerima pasien BPJS,” tambah dia
Selaku Kepala Dinas Kesehatan Andi mengaku akan melakukan evaluasi lagi kepada rumah sakit swasta tipe C dan meminta agar pihak BPJS bisa meninjau ulang kerja sama dengan rumah sakit swasta khususnya tipe c.
“Saya minta BPJS agar mengevaluasi kerja sama dengan rs swasta tipe c dalam pengangan pasien BPJS,” tutup Andi.
(Zalman Irwandi)
