Gubernur Imbau 4 Warga Jambi yang Negatif Virus Corona Diterima Dengan Baik

Fachrori Umar

Fachrori Umar

Gubernur Imbau 4 Warga Jambi yang Negatif Virus Corona Diterima Dengan Baik

Inilahjambi – Gubernur Jambi Fachrori Umar mengimbau agar 4 orang warga Jambi yang sempat diobservasi di Natuna dapat diterima dengan baik di daerah asal masing-masing.

4 Warga Jambi itu hari ini akan tiba di Jakarta setelah diberangkatkan dari Natuna bersama 237 WNI lainnya.

Mereka sebelumnya dikarantina dan diobservasi selama 14 hari usai tinggal lama di China. Karantina WNI itu menyusul merebaknya wabah Virus Corona di China.

Baca juga:  4 Warga Jambi yang Diobservasi di Natuna Bebas Virus Corona

“Tentunya Gubernur Jambi mengimbau masyarakat Provinsi Jambi agar dapat menerima 4 orang ini dengan baik. Jangan takut bergaul, karena mereka tidak terkena Virus Corona,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol, Setda Provinsi Jambi, Johansyah, Sabtu 15 Februari 2020 kepada Inilahjambi.

Disebutkan Johan, ke 4 warga Jambi itu tidak seluruhnya pulang ke Jambi. Tiga orang akan tetap di Jakarta, karena memang menetap di sana. Sementara seorang lagi akan terbang ke Jambi.

“Di bandara akan disambut oleh Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Jambi di Jakarta. Tiga tetap tinggal di Jakarta, satu pulang ke Jambi. Atas nama Nusa Syarafina. Perempuan, berstatus mahasiwa,” kata Johansyah lagi.

Lihat lagi: Biaya Pemulangan WNI dari Cina Capai Rp 12 Miliar

Dipaparkan Johansyah, biaya pemulangan seluruh WNI termasuk 4 warga Jambi sudah ditanggung oleh negara melalui BNPB.

“Hari ini diterbangkan dari Natuna. Jadi kita masih menunggu informasi dari Kantor Perwakilan di Jakarta,” pungkas Johansyah.

4 Warga Jambi yang Diobservasi di Natuna Bebas Virus Corona

INILAH IKLAN

Inilahjambi  – Empat warga Provinsi Jambi yang diobservasi di Natuna dinyatakan bebas dari Coronavirus Disease (COVID-19).

Menurut Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah, kepastian itu didapatkannya berdasarkan surat Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

“Berdasarkan Surat Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor SR.02.02/Menkes/ 89/2020,” kata Johansyah, Jumat 14 Februari 2020 baca selengkapnya disini.. 

 

HOT NEWS