Sat. Dec 14th, 2019

Gubernur Minta ASN Bangun Budaya Kerja Berkualitas 

InilahjambiGubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum minta Aparatur Sipil Negara (ASN) membangun budaya kerja berkualitas, yang akan berdampak pada peningkatan kinerja pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jambi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum (A3) dalam Upacara Peningkatan Nasionalisme dan Kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, di lapangan depan Kantor Gubernur Jambi, Senin (18/3) pagi.

Upacara tersebut diikuti oleh perwakilan dari tiap-tiap OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi. A3 bertindak sebagai inspektur upacara.

Pada intinya, gubernur menyatakan supaya upacara tidak hanya seremoni, tetapi harus dimaknai sebagai bagian dari upaya untuk peningkatan kinerja aparatur, dengan harapan aparatur bisa membangun budaya kerja cerdas, cepat, dan berkualitas, dilandasi keimanan dan ketaqwaan.

Aparatur juga dituntut tanggap terhadap dinamika tuntutan publik, dalam artian untuk peningkatan kinerja.

Usai upacara, dalam sesi wawancara, Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum (A3), H.Sudirman,SH.MHmengatakan, ada dua konsentrasi yang disampaikan oleh gubernur, pertama bahwa apel yang dilaksanakan tiap bulan maupun tiap Hari Senin dalam rangka untuk meningkatkan disiplin dan kebersamaan, yang kedua, untuk memiliki satu visi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, karena bagagaimana ASN akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat kalau dalam ASN sendiri tidak disiplin dan tidak ada kebersamaan.

“Oleh karena itu, dua titik sentral yang disampaikan oleh Pak Gubernur, merujuk pada hal itu. Ini juga bagian dari upaya kita untuk terus membangun kebersamaan, terus mensinergikan, termasuk juga upaya-upaya kita, Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan kualitas pendidikan ASN. Tidak boleh kemampuan personil masyarakat jauh lebih pintar dibandingkan kemampuan ASN-nya. Oleh karena itu, Pak Gubernur berharap agar ke depan kita para ASN memperbaiki kualitas pendidikan sumbser dayanya, baik malalui pendidikan non formal, seperti kursus-kursus dan diklat-diklat, maupun pendidikan formal, termasuk juga mengikuti jenjang pendidikan S1, S2, dan S3,” jelas Sudirman.

 

(Mustar Hutapea, foto: Agus, video: Latib).

Sudah dibagikan