Wed. Jun 19th, 2019

Mayoritas Korban Tsunami Selat Sunda Adalah Penonton Konser

Ilustrasi Konser

Inilahjambi – Kepala Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, Asep Rahmat menyatakan sebagian besar korban tsunami di Pantai Tanjung Lesung, Panimbang adalah para penonton band Seventeen. Tetapi, jumlahnya belum dipastikan.

“Saya dapat laporan dari pengelola kawasan Tanjung Lesung, saat kejadian sedang ada konser grup musik Seventeen, jadi sebagai korban mereka,” kata Asep Rahmat seperti dilansir Antara, Minggu 23 Desember 2018.

Baca juga: BMKG: Warga Diimbau Jauhi Pantai di Kawasan Selat Sunda

Asep belum memberikan data korban meninggal maupun luka-luka akibat bencana itu. “Nanti ya, saya masih melakukan pendataan. Saya sedang menampingi Bupati Pandeglang tinjau lapangan,” ujarnya.

Tsunami ini menerjang saat Seventeen sedang tampil di panggung. Bassist Seventeen, Bani, menjadi salah satu korban meninggal.

Baca juga: BMKG: Gelombang Tinggi di Anyer Tsunami

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbaharui jumlah korban meninggal dunia akibat tsunami di pesisir Banten. Ada 62 korban meninggal dunia.

“Data dampak tsunami sampai dengan 23 Desember 2018 sampai dengan pukul 10.00 WIB, data sementara jumlah korban meninggal, 62 orang meninggal dunia, luka-luka 584 orang, hilang 20 orang,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Minggu.

Daerah yang terdampak paling parah adalah Kabupaten Pandeglang yang terdiri dari kawasan wisata Pantai Carita, Tanjung Lesung, Sumur, Teluk Lada, dan Panimbang. BNPB hingga TNI tengah melakukan survei pemetaan dampak bencana.

 

 

Sudah dibagikan