Melawan Pemicu Asma Dari Dalam Rumah Sendiri
Inilahjambi– Penyakit peradangan umum pada saluran pernafasan yang banyak di derita oleh orang pada umunya adalah asma. Gejala asma yang paling menonjol adalah rasa sesak di daerah dada diikuti dengan batuk, dan kesulitan untuk bernafas. Penyakit ini termasuk jenis penyakit yang serius, oleh karena itu jangan dianggap sebagai penyakit yang sepele. Jika tidak ditangani dapat menyebabkan kematian.
Peningkatan polusi udara dan perubahan cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan penyakit asma semakin parah. Akan tetapi pencegahan itu bisa dimulai dari dalam rumah sendiri.
Bersihkan debu-debu dari dalam rumah
Debu dapat menjadi pemicu asma yang seringkali tidak disadari. Secara rutin, bersihkan rumah menggunakan vacuum cleaner, khususnya untuk karpet-rapet dan benda-benda yang berbahan dasar kain, misalnya sofa atau gorden. Gantilah sarung bantal setiap 1 minggu sekali, begitu pula dengan sprei.
Mengatur temperatur AC
Saat udara sedang panas-panasnya, kita cenderung ‘melindungi’ diri di dalam ruangan ber-AC yang dingin. Tetapi, hati-hati, karena perubahan udara yang ekstrim dapat menjadi penyebab asma. Selain itu, bersihkan filter AC secara berkala untuk membersihkannya dari partikel-partikel debu dan asap rokok yang terperangkap.
Mengatur kelembaban udara
Udara yang panas atau udara yang terlalu dingin, berhubungan dengan kelembababan udara di sekitar kita. Udara kering berbahaya untuk sistem pernafasan, khususnya bagi mereka yang menderita asma. Netralkan kelembaban udara dengan menyalakan humidifier. Aturlah pada kelembaban yang normal, sekitar 30 hingga 50 persen.
Mencegah potensi penyakit asma dalam keluarga memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Tetapi, kita bisa menciptakan kondisi lingkungan yang bersahabat untuk penderitanya.
(Sumber: vemale.com)
