Prabowo Klaim Menang Pilpres, Begini Suasana Kediamannya Pagi Ini
Teks Sumber : Deetik.com
Inilahjambi – Capres Prabowo Subianto mengklaim dirinya bersama cawapres Sandiaga Uno menang pada Pilpres 2019. Panggung berukuran besar hingga karangan bunga ucapan selamat menjadi presiden terlihat di sekitaran kediaman Prabowo.
Baca lagi : Quick Count Menangkan Jokowi, Enam Lembaga Survei Dilaporkan ke Bareskrim
Pantauan detikcom, panggung besar itu mulai didirikan tepat di depan kediaman Prabowo Jl Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 19 April 2019. Sejumlah pekerja mulai menyusun setiap bagian panggung.
Sejumlah karangan bunga bertuliskan ucapan selamat menjadi presiden dan wakil presiden 2019-2024 kepada Prabowo tersusun rapi sekitaran panggung. Karangan bunga dikirim dari berbagai relawan Prabowo-Sandi.
Selain itu, terlihat sejumlah massa pendukung Prabowo-Sandi mulai berdatangan. Mereka tampak memakai pakaian dengan lambang garuda merah dan angka 02 di bagian dada. Sementara itu, sejumlah personel kepolisian juga terlihat bersiaga di sekitar lokasi kediaman Prabowo.
Berdasarkan informasi di kediaman Prabowo itu akan dilaksanakan syukuran kemenangan Indonesia. Acara akan dilaksanakan sekitar pukul 13.30 WIB.
Sebelumnya diberitakan, Prabowo bersama Sandiaga Uno mendeklarasikan diri sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2019-2024 kemarin. Deklarasi itu dilakukan di kediamannya.
“Saya ulangi, pada hari ini, saya, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa saya dan Saudara Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2019-2024 berdasarkan penghitungan lebih dari 62 persen hitungan real count,” kata Prabowo di kediamannya, Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 18 April 2019.
Baca lagi : Quick Count: 7 Partai Politik Tak Lolos Parlemen, PKPI Paling Buncit
Sandiaga tak berbicara dalam jumpa pers ini. Sandiaga hanya mengacungkan dua jari saat Prabowo memekikkan kata ‘merdeka’. Sedangkan politikus yang ikut dalam jumpa pers di antaranya Waketum Demokrat Syarief Hasan, Amien Rais, dan Rachmawati Soekarnoputri.
