Sun. Aug 25th, 2019

Sekda Harap SMK Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Baru

30 Maret 2019

Inilahjambi – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si berharap agar Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang baru.

Baca juga: Fachrori Umar Nyoblos di Telanaipura, Rahima di Bungo….

Dengan begitu, kata Sekda, diharapkan bisa mengurangi pengangguran, khususnya bagi angkatan kerja yang memiliki latar belakang pendidikan menegah keatas.

Sejalan dengan itu, Jambore Kewirausahaan SMK diselenggarakan untuk mendorong jiwa kewirausaaan siswa/i SMK. Harapan tersebut disampaikannya saat membuka Jambore Kewirausahaan Sekolah Menegah Kejuruan, di SMK-PP Negeri Kabupaten Kerinci, Jln. Cassiavera Sanggaran Agung Kecamatan Danau Kerinci, Sabtu 30 Maret 2019.

Kedatangan Sekda dan rombongan disambut oleh Wakil Bupati Kerinci, Ami Taher dan unsur Forkompimda Kabupaten Kerinci dengan Tarian Sekapur Sirih oleh Bujang Gadis Kincai

Sekda menilai Festival SMK memiliki arti dan makna yang sangat strategis, dalam konteks penumbuhan karakter bagi generasi muda yang berjiwa wirausaha (entrepreneur).

“Kita mengharapkan para tamatan SMK dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru, bagi dirinya sendiri maupun bagi sesama generasi muda yang belum mendapatkan pekerjaan,” ungkap Sekda.

Sekda mengharapkan para siswa SMK dapat menumbuhkembangkan semangat dan jiwa kewirausahaan dan terus membangun karakter positif.

“Kita harus berani bermimpi besar, melatih diri sendiri menghadapi kegagalan, mengembangkan ide menjadi sebuah inovasi, serta menebarkan kebaikan-kebaikan dengan menjadikan idenya bermanfaat untuk orang lain,” harap Sekda.

Sekda menjelaskan, jika dilihat dari Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Provinsi Jambi pada Februari 2018 tercatat 71,26 %, sedikit meningkat dibanding pada Februari 2017 sebesar 70,84 %. Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 3,65 %, sedikit menurun dari tahun sebelumnya sebesar 3,67 %,” jelas Sekda.

“Saya yakin anak-anak kita yang ada di sini memiliki bakat-bakat yang istimewa dan memiliki naluri berwira usaha disektor industri kreatif, yang perlu didorong bersama agar menjadi bagian dari industri kreatif yang bisa menjadi andalan kita bersama,” lanjut Sekda.

“Jika dilihat dari status pekerjaan utamanya, sebagian besar penduduk yang berkerja adalah buruh/pegawai/karyawan sebesar 36,55 % dari total penduduk yang berkerja, sedangkan penduduk yang menjadi pengusaha hanya 5,21 %. “Hal ini menunjukan bahwa masih rendahnya kewirausahaan (enterprenuership), penduduk Provinsi Jambi yang menganggur di Provinsi Jambi pada Februari 2018 masih didominasi oleh lulusan SLTS dengan tingkat pengangguran 41,38%, diikuti lulusan diploma/sarjana sebesar 17,84 % dan lulusan SLTP sebesar 16,54 %, sedangkan jumlah penduduk yang menganggur lulusan SD sebesar 15,82 %,” urai Sekda.

“Pendidikan karakter bagi generasi muda sebagai wadah untuk berkreasi dalam berinovasi dan berwira usaha, sebagai penguatan pembelajaran kewirausahaan bagi peserta didik yang berorientasi pada pembentukan karakter wirausaha,” pungkas Sekda.

Wakil Bupati Kerinci, Ir.Ami Taher menyampaikan, sesuai dengan misi Kabupaten Kerinci, yakni meningkatkan sumbe rdaya manusia berkualitas melalui pendidikan, untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci sangat mendukung Jambore SMK ini.

Ami Taher mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Kerinci terus berupaya membuka sepuluh ribu lapangan pekerjaan yang baru dan membentuk seribu usaha masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Agus Harianto menyampaikan, pembelajaran kewirasuhaan dalam ranah pendidikan tidak hanya dikembangkan untuk menghasilkan manusia terampil secara intelektual, tetapi juga menjadi alternatif dalam mempersiapkan lulusan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Agus menyatakan, kegiatan Jambore Kewirausahaan SMK se Provinsi Jambi bertujuan untuk menanamkan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya untuk membuka peluang (opportunity) dan perbaikan (improvement) sikap mental dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

“Kegiatan Festival Jambora Kewirausahaan SMK se Provinsi Jambi dilaksanakan selama 4 hari, tanggal 29 Maret sampai 2 April 2019,” ujar Agus.

Pada kesempatan ini ditampilkan Tari Rentak Kudo Pemecah Rekor Muri terbesar di Asia Tenggara, dan pemukulan tambur oleh Sekda tanda dimulainya Jambore Kewirausahaan SMK se Provinsi Jambi, dilanjutkan peninjauan Stand Kreatif SMK se Provinsi Jambi.

(Sapra Wintani/edit: Mustar, foto: Agus, video: Latib).

Sudah dibagikan