Sertifikasi Dai dan Khatib oleh Kemenag, dr Maulana: Ambil Positifnya!

Inilahjambi, MENDALO – Wacana men-sertifikasi dai (ulama) dan khatib di Indonesia oleh Kementerian Agama RI mencuat belakangan ini. Banyak pihak yang pro, namun tidak sedikit pula yang kontra atas wacana tersebut.

Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Jambi dr H Maulana, M.KM, justru menyatakan apresiasinya terhadap wacana sertifikasi para dai dan khatib oleh Kementerian agama RI tersebut.

Menurut dia, dengan adanya sertifikasi para dai, setidaknya dapat menekan kekhawatiran atas penyebaran paham dan ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan nasionalisme. Selain itu, dengan sertifikasi, maka dai terdata oleh pemerintah sehingga dapat lebih terperhatikan.

“Kita ambil positifnya (dari wacana sertifikasi itu). Paling tidak para dai dan khatib akan lebih diperhatikan oleh pemerintah termasuk kesejahteraannya,” kata Maulana di Mendalo, usai kegiatan peletakan batu pertama pembangunan komplek sekolah Yayasan Islam Al Azhar 57, Sabtu 4 Februari 2017.

Menurut Maulana, pada dasarnya setiap orang yang berbicara mengenai kebaikan dan menyebarkan ke lingkungan sekitarnya adalah dai. Setiap dai memiliki latar belakang keilmuan masing-masing, sehingga apa saja yang disampaikannya akan menjadi kebaikan di tengah-tengah masyarakat.

“Setiap orang yang menyebarkan kebaikan dengan tujuan dakwah adalah dai,” tegasnya.

Namun diakui Maulana, wacana tersebut tidak berhubungan langsung dengan Dewan Masjid Indonesia. DMI, katanya, tidak masuk dalam wilayah kebijakan pemerintah. Namun tetap akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Meski tidak secara langsung, namun kami sering mendiskusikan soal itu dengan lembaga-lembaga terkait, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama kota Jambi khususnya,” tutup Maulana.

 
(Nurul Fahmy)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Mari bersama menghargai karya jurnalistik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

SOROTAN
error: OPPPS, MAU NGAPAIN? Konten ini dilindungi !!