Tertangkap Razia di Kafe, 7 Pasangan ini Diceramahi Ustadz

Inilah Jambi

Inilah Jambi

Jangan Lupa Berbagi

Tertangkap Razia di Kafe, 7 Pasangan ini Diceramahi Ustadz


Inilah Jambi – Tujuh pasangan bukan suami istri terjaring razia di salah satu kafe di Medan, Sumatera Utara pada Minggu malan 7 Januari 2017. Polisi memanggil ustaz untuk memberikan Taushiyah kepada 7 pasangan ini.

“Terkait hal yang tadi malam, selain dipanggil orang tuanya, mereka diberikan Taushiyah oleh Ustaz Zulfan,” kata Kapolsek Medan Area Kompol Arifin, Minggu 8 Januari 2017 dilansir Detik.com.

Taushiyah tersebut diberikan tepatnya di Aula Mapolsek Medan Area pada siang tadi. Setelah diberi Taushiyah, mereka yang terjaring razia tersebut dijemput oleh orang tuanya masing-masing.

“Taushiyahnya sudah selesai. Rangkaian kegiatannya tadi membuat pernyataan untuk tidak berbuat lagi diketahui oleh orang tuanya masing-masing. Memberikan pandangan hidup tentang norma dan akhlak manusia serta memberikan pencerahan tentang hubungan yang bukan suami istri,” jelas Arifin.

Razia dilakukan berdasarkan laporan yang diterima oleh pihak kepolisian tentang kafe tersebut diduga digunakan untuk berbuat mesum dan tempat peredaran narkoba.

 

Anggota Kopassus ini Dikeroyok 8 Pemuda Mabuk, Sekali Gebuk Satu Tumbang 7 Ngacir

Inilah Jambi  – Seorang warga Sumedang dianiaya sekelompok pemuda yang sedang mabuk di Jalan Tanjung Sari, Sumedang, Kamis 25 Mei 2017 kemarin. Namun warga tersebut ditolong oleh anggota Kopassus Sertu Wahyu Fajar Dwiyana.

Saat itu Sertu Wahyu Fajar Dwiyana sedang membeli lampu. Setelah itu, Sertu Wahyu hendak pulang melihat seorang warga dianiaya sekelompok pemuda yang mabuk.

“Kronologi peristiwanya, salah seorang anggota kita Sertu Wahyu Fajar Dwiyana bertugas di Makopassus Cijantung, saat itu sedang ijin cuti nikah. Pada pukul 20.00 selesai membeli bola lampu, hendak pulang di Jalan Tanjung Sari Sumedang melihat seorang warga pengendara motor yang sedang melintas dikeroyok dan dianiaya secara brutal oleh sekelompok pemuda yang sedang mabuk,” Kapen Kopassus, Letkol Inf Joko Tri Hadimantoyo dalam keterangannya, Jumat 26 Mei 2017.

Letkol Inf Joko Tri Hadimantoyo mengatakan, melihat seorang warga dianiaya tersebut, naluri menolong Sertu Wahyu muncul. Saat itu, Sertu Wahyu langsung turun dari motor dan meminta pemuda yang mabuk untuk pergi baca selengkapnya 

 

(Muhammad Ikhlas)

***

 

Jangan Lupa Berbagi
SAKSIKAN VIDEO DI BAWAH INI: Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2021-2022 Yayasan Jami' Al Falah Jambi
SOROTAN