Sab. Okt 20th, 2018

Bukan Joko Widodo, Puncak di Gunung Kerinci adalah Indrapura

Inilahjambi – Pihak Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) menampik kabar apabila Puncak Kerinci berganti nama menjadi Puncak Joko Widodo. TNKS menjelaskan, plang tersebut sempat dibawa dari salah satu grup pendaki gunung.

“Nggak ada yang mau ganti. BBTNKS sebagai pengelola tidak pernah mengganti nama Puncak Kerinci,” ujar Kepala Seksi Pengelolaan TNKS Wilayah IV, David, saat dimintai konfirmasi, Rabu 21 Februari 2018.

Kerinci merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia. David menjelaskan, hingga saat ini, titik tertinggi Gunung Kerinci (3.805 mdpl) tetap bernama Puncak Indrapura.

“Sampai saat ini, Puncak Gunung Kerinci masih tetap Puncak Kerinci atau Top Kerinci atau Puncak Indrapura, tapi orang lebih banyak mengenal dengan Puncak Kerinci,” jelas David.

TNKS menerangkan, ada banyak pendaki yang membawa plang-plang dan diletakkan di Puncak Kerinci. Namun plang asli yang memiliki logo Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Kalau plang banyak yang buat dan diletakkan di puncak. Kadang ada yang bawa pulang, kadang ada yang ditinggalkan, ada yang niat (serius) bikin pakai pelat seng, ada juga cuma dari kertas,” paparnya.

Baca juga: Gunung Kerinci, Puncak Pendakian Tertinggi Jokowi

Jokowi memang pernah mendaki Gunung Kerinci. Ia pernah menapaki Puncak Kerinci semasa kuliah di UGM.

Baca juga:

Nama Puncak Gunung Kerinci Diganti Puncak Joko Widodo, Zola: Tidak Bisa…

Terpisah, Gubernur Jambi Zumi Zola menyampaikan pergantian nama puncak Gunung Kerinci menjadi Puncak Joko Widodo tidak bisa dilakukan secara sepihak.

Dijelaskan Zumi Zola, Gunung Kerinci memang terbagi menjadi dua, yakni ada sebagian ada di kabupaten Kerinci Jambi dan sebagian lainya ada di Kerinci Solok Bagian Selatan.

Zola menilai Pak Presiden Joko Widodo juga akan bijak, dalam artian bijaksana dalam menyikapi ini, melihat ada rasa memiliki gunung kerinci oleh masyarakat Jambi khususnya masyarakat Kerinci, saat di konfirmasi oleh awak Media di rumah dinasnya, Rabu 21 Februari 2018.

“Kalau untuk pergantian nama Gunung Kerinci, tidaklah segampang itu, dan berdasarkan NKRI sekali lagi tidak bisa sepihak” Tegas Zumi Zola.

 

 

(Yudi Pramono)

Payoo komen Bro...

- ---
Sudah dibagikan