Terkendala Kedalaman Air, Proses Evakuasi Mobil Camat Jangkat Berlangsung Lama

Gambar dan Teks Sumber: Serujambi.com

Inilahjambi – Proses evakuasi kendaraan Camat Jangkat Timur, Sodri, yang terseret arus sungai di Jalan AMD belakang pasar tradisional Keramat Tinggi RT 10 Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muarabulian, terus berlanjut Kamis 13 Desember 2018.

Baca lagi : Raba dan Remas Payudara, Buruh ini Dibekuk Polisi Sungai Gelam

Evakuasi mobil itu sampai menerjunkan petugas gabungan, baik dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Batanghari, Damkar, Kepolisian dan masyarakat sekitar. Petugas mulai evakuasi sekitar pukul 08.30 Wib, kendaraan baru bisa dievakuasi pukul 13.15 Wib.

Dalam evakuasi mobil itu, petugas sempat mendapat beberapa kendala. Masalahnya, beberapa kali dicoba ditarik menggunakan kendaraan engkel BPBD Batanghari, kendaraan tidak bisa naik, ketika dicoba terus malah tali penarik yang putus.

Kesulitan awal petugas ini karena kendaraan tidak bisa masuk ke lokasi, karena lokasi jalan tenggelam cukup dalam. Mau tidak mau, petugas yang hanya menggunakan kendaraan engkel pun mencoba menarik dari jarak jauh.

Sayangnya, beberapa kali coba ditarik usaha tersebut terus tidak mendapatkan hasil. Selain kendaraan tidak masuk lokasi, kendala lainnya karena kendaraan tenggelam ditempat yang curam, diperparah karena lokasi ternggelam kendaraan dimedan berlumpur.

Akhirnya, petugas yang tidak mau putus asa mencoba menerjunkan kendaraan hardtop milik masyarakat yang mempunyai wine. Kendaraan yang cukup tinggi ini pun bisa lebih didekatkan ke kendaraan yang tenggelam.

Usaha demi usaha menampakan hasil. Dan sedikit demi sedikit akhirnya kendaraan yang terenggelam mulai merangkak naik ke permukaan. Tepat pukul 13.15 Wib, kendaraan pun sepenuhnya berada kembali di jalan.

“Evakuasi dilakukan hampir lima jam, yang dimulai dari pukul 08.30 Wib,” kata Yahya Mulya, Kasi Penanggulangan dan Kesiapsiagaan BPBD Batanghari, ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan di lapangan.

Yahya sendiri mengaku, dalam evakuasi kendaraan pihaknya banyak mendapat kesulitan. Pertama karena posisi kendaraaan didalam air dengan ketinggian 2 meter, kedua posisi kendaraan yang sudah melintang dan terakhir sarana prasarana yang terbatas.

“Kendala kita itu banyak, seperti kesulitan kendaraan untuk masuk ke lokasi, sehingga hanya terpaksa ditarik dari jauh. Posisi kendaraan yang sudah melintang,. Ditambah, dengan lokasi tenggelam diareal berlumpur,” ujarnya.

Ditanya untuk kendaraan diletakkan di mana? Yahya menyebutkan akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan KALAK BPBD Merangin yang sebelumnya melakukan komunikasi.

“Nah, ini direncanakan informasi tadi kita akan koordinasi dengan Babin (Polsek). Semula direncanakan di Kecamatan, namun ada pihak BPBD Merangin mohon bantuan BPBD Batanghari, untuk mmengevakuasi, nanti mareka yang ke sini (Batanghari) jemput, ” terangnya.

Seperti diketahui, sebuah kendaraan plat merah terseret arus sungai Batanghari tepatnya di jalan AMD di belakang pasar tradisional Keramat Tinggi RT 10 Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muarabulian, Rabu 12 Desember 2018.

Insiden ini terjadi sekitar 15.00 Wib, akibat kejadian tiga dari lima penumpang meninggal. Sementara dua penumpang lagi, dalam keadaaan kritis dan masih dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (Hamba) Muarabulian.

Korban selamat adalah Camat Jangkat Timur, Sodri (56) dan anak laki-lakinya Rohady (15). Sedangkan tiga korban lainya yang merupakan kerabat dekat Camat tidak bisa diselamatkan. Ketiga korban meninggal Anisa (12) Hani (11) dan Afnan (11).

Kelima korban sendiri ketika dievakuasi dari dalam kendaraan dan dibawah ke RSUD Hamba masih ada tanda-tanda kehidupan. Namun sayangnya, hanya dua yang berhasil di selematkam, sementara tiga lainya tidak tertolong lagi.

Baca lagiDihantam Fuso, Mahasiswa Asal Tungkal Meregang Nyawa

Menurut informasi yang dihimpun dilapangan, kejadian berarawal ketika kendaraan diketahui ditumpangi Camat Jangkat Timur, Sodri, dari arah Jambi tersebut memaksa menerobos jalan yang tergenang banjir hingga 2 meter.

Sebelum terseret arus sungai batanghari, kabarnya kendaraan dengan jenis Mitsubishi Triton Nopol BH 8012 F menghantam lobang yang tertutup genangan.

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com
SOROTAN