Dalang Penistaan Belum Jelas, Ormas Islam Jambi Tolak Rencana Dioperasikannya Hotel Novita
Inilahjambi – Sejumlah organisasi masyarakat menolak dioperasikannya Hotel Novita di Kawasan Pasar Jambi, setelah insiden penistaan agama yang terjadi pada 23 Desember 2016 di tempat itu.
Ormas tersebut diantaranya Front Pembela Islam (FPI), Ikatan Pemuda Indonesia (IPI), Korps Alumni Himpunan. Mahasiswa Islam (KAHMI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
“Kami menolak jika operasional Hotel Novita dalam waktu dekat,” ujar Abdul Hamid Harwindo, Sekretaris DPD FPI Provinsi Jambi, Minggu 15 Januari 2017.
Menurut Abdul Hamid, sebaiknya operasional hotel tersebut dibuka jika polisi sudah berhasil mengungkapkan aktor di balik pembuatan pohon Natal bertuliskan Allah.
“Jangan dibuka dulu hotel itu sampai tersangka sebenarnya terungkap dan putus pengadilan,” ujar Abdul Hamid.
Hotel Novita perlu terus ditutup, tambah Abdul Hamid, untuk menjaga dan mengamankan TKP agar tetap steril dan aman sampai proses sidang selesai
Sumber: Jambiklik.news/Sindikasi)
Editor: Nurul Fahmy
