Kemas Arsyad Somad: Kilas Balik Tahun Kedua Jamaah Haji Indonesia Berangkat Menggunakan Pesawat
DR H Kemas Arsyad Somad (kiri) bersama Abdul Kabir (kanan) saat melaksanakan wukuf di Padang Arafah (Foto: Istimewa)
Kemas Arsyad Somad: Kilas Balik Tahun Kedua Jamaah Haji Indonesia Berangkat Menggunakan Pesawat
Inilah Jambi – Salah satu tokoh masyarakat Jambi DR H Kemas Arsyad Somad mantan rektor unja 2 periode mengisahkan pengalamannya menunaikan ibadah haji pada tahun 1971 atau 55 tahun yang lalu.
Diketahui saat itu adalah tahun kedua jamaah haji Indonesia berangkat haji menggunakan pesawat terbang, dengan ONH (ongkos naik haji) sebesar Rp 350 ribu, namun Kemas Arsyad Somad hanya membayar separoh harga 175 ribu karena tidak tinggal di makhtab sebab dirinya tinggal di rumah keluarganya yang berdomisili di Makkah selama 4 bulan dan tidak ikut rombongan pulang ke Indonesia karena pendiri fakultas kedokteran UNJA tersebut melanjutkan perjalanan ke Lebanon, Iraq, Turki hingga ke Belanda.
Dikatakannya, diantara tokoh Jambi yang menunaikan haji tahun itu adalah ZM Daeng Maguna Walikota Jambi, MO Bafadhal rektor IAIN dan beberapa anggota DPRD.
Kemas Arsyad Somad juga memiliki kenangan berkesan saat melaksanakan thawaf dan sa,i bersama rombongan Raja Faisal bin Abdul Aziz Al Saud dan sempat bersalaman dengan Raja Saudi Arabia tersebut.

“Keadaan kota Mekkah dan Madinah hanya ada beberapa gedung yang diatas 10 lantai dan masih ada sebagian yang mengendarai unta, dan gerobak yang diangkut kuda dari Jeddah, pedagang menjajakan dagangan dijalan, keadaan akomodasi jamaah juga belum layak dibanding sekarang,” kenang Kemas Arsyad Somad.
Lanjut bercerita, sebelumnya dalam pengurusan, dia (Kemas Arsyad) dapat membayar separuh dari biaya ONH tersebut.
“Dibantu oleh kepala Depag Ramli depati perbosingo yang kebetulan sering kerumah menemui ayah saya saat pelaksanaan rapat-rapat Nahdatul Ulama,” Jelasnya. (Chn)
