Bupati Merangin Al Haris Arahkan Warga dari PETI ke Ladang
Inilahjambi, MERANGIN – Bupati Merangin H Al Haris berhasil merubah tradisi warga Desa Muara Kibul Kecamatan Tabir Barat dari aktivitas rutin melakukan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), kini ramai-ramai turun ke ladang menanam padi.
Hasilnya kemarin 14 Februari 2107 bupati sukses melakukan panen raya padi ladang di desa tersebut, seluas 100 hektar.
“Ini prestasi warga Desa Muara Kibul yang sangat luar biasa. Warga bersatu merubah menset, dari tradisi kurang bagus ke hal yang positif,” ujar Bupati.
Pada acara yang dihadiri Forkopimda Merangin itu bupati menegaskan, panen padi ladang merupakan tradisi nenek moyang dari dulu kala dan merupakan kearifan lokal masyarakat Merangin. Kini masyarakat kembali ke asalnya, pergi ke ladang dan ke sawah menanam padi.
Kalau sebelumnya lanjut bupati, ada masyarakat yang mengatakan tidak bisa berladang tanpa membakar lahan, namun kenyataannya bisa. Warga berhasil menanam padi di sela-sela kebun karet.
Hasilnya ladang yang tadinya tidak dikelola dengan baik, berkat komitmen warga meninggalkan PETI, kini ladang itu bisa menghasilkan keuntungan yang luar biasa. Bahkan penghasilan rutin menanam padi itu melebihi dari melakukan aktivitas PETI.
“Saya tadi melihat di sekitar pondok warga di kebun itu ada yang menanam cabe dan sayuran. Itu sangat bagus, tinggal kita turun ke sungai mencari ikan. Kalau semua kebutuhan makan sudah terpenuhi, amanlah dunia dan itulah kebahagiaan sebenarnya,” jelas Bupati.
Usai panen raya padi ladang, bupati memberikan bantuan alat-alat pertanian kepada warga, agar hasil panen berikutnya lebih melimpah. Pada kesempatan itu, bupati juga memberikan hadiah uang tunai kepada penenang lomba berbalas pantun dalam rangka panen raya tersebut.
(Kil)
