Lempar Duit Retribusi ke Petugas Dishub, Supir Truk Batubara Kena Bogem, Spion Mobil Dipecah, Muka di…

Ilustrasi/net/ Sumber kulitinta.id

Inilahjambi – Kericuhan terjadi di terminal Muarabulian Kelurahan Pasarbaru, Kabupaten Batanghari, antara oknum petugas Dinas Perhubungan dengan supir truk batubara, pada Kamis 22 November 2018, sekitar pukul 18.00 WIB.

Sejumlah oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Batanghari yang ditugaskan memungut uang retribusi ke para sopir batubara di terminal itu mendadak emosi. Mereka menghajar Aldo, supir truk batubara yang melempar uang retribusi kepada petugas.

BACA JUGA: Dishub Provinsi Jambi Evaluasi Harga Tiket Jelang Natal-Tahun Baru 2019

Menurut Aldo, dia bermaksud membayar retribusi, namun karena kondisi yang macet, dia memilih tidak masuk ke dalam terminal dan melemparkan saja uang Rp5000 sebagai retribusi kepada petugas.

Tak ayal, oknum petugas Dishub langsung emosi dan memecahkan spion mobil dan memukul Aldo. Menurut Aldo, dirinya malah dikeroyok oleh petugas dishub yang lain.

“Sudah sayo kasi duit limo ribu tapi masih jugo kaco spion sayo dipecahin, siapo yang dak emosi, sayo turunlah dari mobil malah sayo dikeroyok. Ditendangnyo muko sayo samo orang dishub yang badannya gendut,” katanya seperti dilansir  kulitinta.id. media partner Inilahjambi.com.

LIHAT BERITA: Dishub Provinsi Jambi Minta Seluruh Pihak Bersinergi Atasi Persoalan Angkutan Batubara

Aldo beralasan dirinya enggan masuk terminal karena macet dan hanya melemparkan uang sesuai aturan bagaimana biasanya.

“Bukan dak mau masuk terminal tapi karena macet, tapi kan saya tetap bayar limo ribu,” ujarnya.

“Sayo ngikut mobil depan sayo, bang. Karno mobil di depan sayo dak masuk, dan sayo tengok mobil depan melempar duit dan di ambeknyo, tapi kenapo kok sayo malah dipecahin spion sambil dicarutinyo,” kata Aldo yang mengaku warga Desa Malapari, Kecamatan Muarabulian.

Komandan Regu (DANRU) petugas Dishub yang berjaga disana mengaku tidak mengetahui awal mula kejadian itu, meski jarak antara pos penjagaan dan jalan raya tidak jauh berkisar 30 meter saja.

“Saya tidak tau kejadianyo seperti apo dari tadi sayo duduk di sini,” ucapnya.

Menurut saksi mata yang tidak bersedia disebutkan nama, bukanhal yang unik lagi percekcokan antara petugas dishub dengan para sopir batubara di terminal itu.

“Sering kali terjadi bang, bukan kali ini saja” katanya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kelanjutan kasus ini.

 

 

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com
SOROTAN