Nah…!!!Sebatas Sertidung Belum Sempat diresmikan, Lantai Gedung Baru puskesmas Mersam Amblas

Inilah Jambi — Belum sempat diresmikan melainkan baru sebatas Serah terima Gedung (Setidung), pembangunan Gedung Rawat Inap Puskesmas Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari diduga proyek yang bersumberkan Dana Alokasi Khusus (DAK) itu dikerjakan asal-asalan.

Hal demikian terpantau jelas pada bagian bangunan lantai teras Puskesmas bagian luar depan dan samping.

“Ya, ada beberapa masalah yang tampak pada pengerjaan pembangunan gedung Puskesmas,” kata Kepala Puskesmas  Mersam, Dr., Ahmad Taher saat dikomfirmasi via Telpon. Senin, (07/03/2022).

Dirinya memaparkan, dimana kerusakan tersebut mulai diketahui setelah satu minggu berjalan seusai pelaksanaan serah terima gedung Puskesmas yang mulai di bangun sejak kontrak kerja 30 Juli 2021 lalu hingga selesai pengerjaan Februari 2022 dengan Pagu Anggaran sebesar RP 7.855.373.891,35 kepada Kapus.

“Kerusakan pada gedung itu mulai kami temui disaat hari pertama pengaktifan pelayanan kesehatan di gedung baru pada minggu (06/03) setelah satu minggu serah terima gedung dari pihak rekanan, dimana pada awalnya diketahui tidak adanya saluran air yang mengalir dari tempat penampungan ke seluruh kamar mandi yang ada dalam gedung.

Kemudian kami coba menyelusuri persoalan tersebut sumbernya dari mana dan alhasil kamipun melihat lantai corran di bagian luar amblas kebawah dan terlihat ada yang retak bahkan pecah (berlobang) pada pondasi bangunan,” papar Kapus Mersam.

Lanjut Dr. Taher menjelaskan, terkait tidak adanya air yang mengalir sampai ke bak-bak kamar mandi dari tempat penampungan air (Spitang) dirinya menduga halbtersebut terjadi karena adanya kebocoran pada setiap pipanisasi yang merupakan instilasi saluran air.

“Akibat tidak adanya sumber air yang masuk ke setiap bak di kamar mandi, sehingga membuat pelayanan dipuskesmas terkendala dan kami belum tahu pasti kenapa air yang dari tempat penampungannya tidak tersalur sedikitpun ke bak-bak di kamar mandi, namun ada kemungkinan itu berasal dari kebocoran saluran pipa, entah itu pipa yang di dalam corran tembok atau pipa yang di luar corran tembok, yang kami lihat hanya ada rembesan air saja yang terlihat,” jelas kapus kembali.

Dr. Taher berharap, sebelum adanya pelaksanaan peresmian gedung puskesmas tersebut, pihak rekanan untuk bisa sesegera mungkin bertanggung jawab dan kepada pihak pemerintah terkait agar juga bisa melakukan tindakan cepat.

“Saya audah mencoba beberapa kali menghubungi pihak rekanan yang di pimpin oleh pihak ketiga yang bernama Herman Susilo baik itu secara pesan Whatshapp, maupun telepon, namun sampai saat ini tidak ada tanggapan dan tidak hanya masalah amblasnya lantai dan tidak ada aliran air saja, tetapi sampai saat ini, aliran listrikpun belum selesai dengan baik pengerjaannya oleh pihak rekanan,” pungkasnya.

Melalui Via telepon dan pesan WA, awak media inipun mencoba mengomfirmasi kepada Herman Susilo. Tetapi sampai saat liputan ini ditayangkan, tidak ada sama sekali tanggapan dari Herman.

Untuk diketahui, terkait dengan kesalahan pada aturan dalam proses tender yang dilaksanakan beberapa waktu lalu pada 3 Puskesmas melalui DAK, yakni Puskesmas Bajubang, Pemayung dan Mersam. Bahkan yang lebih parah lagi ada perusahaan yang dapat atau mengerjakan proyek sampai 5 (lima) paket pekerjaan pihak UKPBJ memenangkan mega proyek.

Perlu untuk kita ketahui lagi, bahwa salah seorang aktivis Batanghari mengatakan, pemenang tender dari tiga paket pekerjaan tersebut, penawar pada urutan 8 sebagai urutan terakhir untuk pekerjaan Puskesmas Selat.

Untuk Puskesmas Panerokan pemenang tender pada urutan ke 6 merupakan urutan terakhir. Bahkan ketiga paket pekerjaan tersebut pemenangnya mendekati pagu anggaran seperti Puskemas Selat bantingan harga penawaran hanya +-3% untuk puskesmas panerokan Bantingan +-1% untuk Puskesmas Mersam Bantingan harga +- 1% dari nilai penawaran perusahaan yang ditetapkan sebagai pemenang.

Reporter ; Erpan

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com
SOROTAN