Temui Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, Wartawan Tempo, Kompas, Metro TV, Jawa Pos dan Bisnis Indonesia Menuai Kecaman

Inilahjambi – Sekelompok wartawan media main stream Indonesia menemui Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Tel Aviv kemarin, kata sebuah pernyataan Kementrian Luar Negeri Israel, dalam sebuah kunjungan kontroversial yang diharapkan bisa mengayunkan opini publik dan pemerintah yang tak mengakui keberadaan Israel di tengah fakta terus berlanjutnya penjajahan atas Bangsa Palestina.

Kehadiran delegasi “wartawan senior” Indonesia di Tel Aviv itu atas “inisiatif” Kementrian Luar Negeri Israel, kata sebuah pernyataan di situs kementrian.

Publikasi kementrian juga memajang pose bersama delegasi “wartawan senior” itu dengan Netanyahu.

Kalangan wartawan di Jakarta mengidentifikasi “wartawan senior” yang terekam dalam foto mewakili media Tempo, Kompas, Metro TV, Jawa Pos dan Bisnis Indonesia.

Tak ada penjelasan bagaimana kunjungan itu bisa berjalan mulus di tengah tak adanya hubungan diplomatik antara kedua negara. Pun tak ada keterangan dari masing-masing media yang bisa menjustifikasi langkah mereka mengirim wartawan ke Israel, yang notabene bisa melukai sentimen mayoritas masyarakat Indonesia yang menganggap Israel sebagai penjajah.

Konstitusi Indonesia menggariskan penolakan bangsa Indonesia atas setiap bentuk penjajahan di muka bumi. Lantaran itulah, pemerintah tak mengakui keberadaan entitas Israel, meski Tel Aviv telah menempuh segala cara agar Jakarta berkenan melupakan amanat Undang-Undang Dasar 1945.

Penjajahan Israel atas Palestina merupakan salah satu episode paling brutal dan kelam dalam sejarah manusia modern.

 

 

(Budhiono)

 

Sumber: IslamIndonesia.com

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com
SOROTAN