Ada Suap untuk Ganti Kajati Jambi Sebesar Rp500 Juta dari Zumi Zola?

Inilahjambi – Direktur PT Artha Graha Persada Muhammad Imaduddin alias Iim mengaku pernah memberikan uang sebesar Rp500 juta kepada Zumi Zola. Uang yang berasal dari sejumlah kontraktor itu diduga untuk gratifikasi proses penggantian Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi.

“Uang itu diberikan ke Apif. Cerita di luar, katanya (Kajati) sering minta duit ke kontraktor-kontraktor,” kata Iim di Pengadilan Jakarta Pusat, Kamis 6 September 2018, saat dikonfirmasi oleh penasehat hukum Zumi Zola, dilansir Kompas.com.

Dalam dakwaan Jaksa KPK setebal 101 halaman terhadap Zumi Zola, pada halaman 26 disebutkan bahwa uang sejumlah Rp500 juta itu untuk membantu Zumi Zola guna biaya acara pisah sambut Muspida (kini Forkopimda) pada bulan Mei 2016.

Muspida adalah singkatan dari Musyawarah Pimpinan Daerah. Unsur Muspida tingkat 1 (provinsi) terdiri dari Gubernur, Kapolda, Pangdam atau Danrem, Danlantamal, Danlanud, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), dan Ketua Pengadilan Tinggi.

Berdasarkan penelusuran Inilahjambi, diketahui sekitar bulan Mei 2017 terjadi acara pisah sambut antara Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi yang lama Jhon Walingson Purba kepada Andi Nurwinah.

Acara pisah sambut kedua pejabat itu diadakan di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis 4 Mei 2017 malam.

Belum jelas keterkaitan persoalan ini. Sebab dalam dakwaan disebutkan acara pisah sambut berlangsung tahun 2016. Sementara dalam masa itu (2016) Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi dijabat oleh Erbindo Saragih.

Pisah sambut dalam rangka serah terima jabatan dari Erwindo ke Jhon Walingson Purba dilakukan pada Senin 7 November 2016. Kegiatan ini juga dilakukan di Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Sementara itu, untuk diketahui, Zumi Zola dilantik sebagai Gubernur Jambi oleh Presiden Jokowi pada tanggal 26 Februari 2016.

Berita terkait:

Iim Juga Beri 2 Ambulans untuk PAN agar Zumi Laza Dicalonkan Jadi Walikota Jambi

 

Bagikan
HOT NEWS