Air Leding Keruh, Dirut PDAM Tuding Kesalahan PLN Batanghari

Inilahjambi, BATANGHARI – Air PDAM Tirta Batanghari di Muarabulian belakangan ini keruh dan berbau. Beberapa warga Rengas Condong Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari memaparkan ini.

“Sudah lebih dari sepekan terakhir ini air yang disalurkan dalam keadaan keruh dan berbau. Warnanya keruh persis kayak air Sungai Batanghari. Airnya juga berbau,” ungkap salah seorang warga bernama Yulia, Senin 19 September 2016.

Meskipun demikian, Yulia sendiri terpaksa tetap menggunakan air PDAM tersebut sekalipun kualitasnya kurang baik. Sebab, dia menyiasati hal tersebut dengan mengendapkan air PDAM terlebih dahulu sebelum digunakan.

“Mau tidak mau harus digunakan. Tak mungkin kita gunakan air isi ulang untuk mencuci,” ucapnya.

Terpisah, Direktur PDAM Tirta Batanghari, Abu Bakar Sidik, menuding keruhnya air PAM dari perusahannya karena kesalahan PLN Batanghari yang sering memadamkan listrik di daerah tersebut.

“Air keruh karena faktor hidup dan matinya listrik PLN,” Kata Abu Bakar Sidik saat ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin 19 September 2016.

Menurut Sidik, aliran listrik belakangan ini sering mati. Pemadaman itu berdampak pada mesin air di PDAM. Begitu listrik hidup, maka air akan kembali dialirkan ke rumah warga. Hal inilah yang memicu kotoran atau flek yang menempel di dalam pipa ikut terbawa hingga menyebabkan air tampak kotor.

“Sifat–sifat air selalu menyisakan dedak (kotoran). Dedak yang menempel di pipa itulah yang terdorong saat air kembali mengalir,” jelasnya.

Direktur PDAM Abu Bakar Sidik menambahkan, pihaknya sudah berupaya mengalirkan air dengan kualitas terbaik kepada konsumen. Air yang disedot dari Sungai Batanghari telah diolah lebih dahulu melalui IPA dan kolam penampungan.

“Kami juga rutin melakukan pencucian pipa utama. Dua minggu sekali pipa utama Kita bersihkan supaya air tidak keruh,” tutupnya.

 

 

 

(Syahreddy)

Bagikan
HOT NEWS